logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Desember 2006 PANTURA
Line

Ketinggian Air Capai 50 Cm

BREBES - Puluhan rumah di Kampung Kauman, Kelurahan/Kecamatan Brebes, kemarin terendam banjir dengan ketinggian air antara 30 cm dan 50 cm. Banjir terjadi lantaran rusaknya pintu air Sungai Pemali.

Seger (48), warga Kampung Kauman mengatakan, air mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 04.00. Air berasal dari luapan Sungai Pemali melalui pintu pembuangan yang rusak.

Awalnya, ketinggian air hanya sekitar 30 cm. Namun, lama-kelamaan ketinggian terus bertambah hingga mencapai sekitar 50 cm. Hal itu terjadi karena debit Sungai Pemali terus naik akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hilir. "Saya sendiri kaget, saat akan shalat subuh tiba-tiba air sudah menggenangi rumah," ujarnya.

Menurut dia, rusaknya pintu air sudah berlangsung lama. Selama ini bangunan itu berfungsi sebagai pintu pembuangan limbah rumah tangga, sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya banjir ketika air sungai meluap.

"Sedikitnya ada 40 rumah warga kami yang terendam air," terangnya.

Imam (34) warga lainnya mengatakan, meski tidak mengakibatkan korban jiwa dan kerugian material, namun banjir menyebabkan akitivitas warga menjadi terganggu. Untuk mengantisipasi air terus mengalir, warga berupaya menutup pintu air dengan karung dan ban bekas.

"Luapan Sungai Pemali ini merupakan banjir kiriman. Sebab, hujan yang mengguyur Kota Brebes pada malam hari tidak deras," katanya.

Dia mengungkapkan, kerusakan pintu tersebut sebenarnya sudah berulangkali diperbaiki, tetapi tidak bisa bertahan lama. Ketika air Sungai Pemali meluap pintu air kembali rusak, sehingga luapan masuk ke rumah warga.

Diperkirakan genangan air akan mulai surut dalam sehari. Namun, apabila hujan deras kembali daerah hilir sungai, ketinggian genangan bisa bertambah. "Terus terang, kami khawatir jika hujan deras kembali turun. Bisa-bisa air yang menggenangi rumah kami semakin tinggi," paparnya.

Dari pantauan Suara Merdeka di lapangan, hingga Jumat (29/12), genangan air mulai menyusut. Sebagian warga terlihat sibuk membersihkan bagian-bagian rumahnya yang terendam banjir. (bs-54)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA