| Sabtu, 30 Desember 2006 | OLAHRAGA |
Harri SalisburiBeristri, Tambah MotivasiSAYAP kiri PSIS yang lebih tenar sebagai spesialis tendangan bebas, Harri Salisburi, baru saja melepas masa lajang. Sehari setelah babak final Piala Emas Bang Yos 2006, eks personel Persijatim Solo FC itu menyunting pujaan hatinya Riska Meilani Wulandari (22). Pernikahan kedua sejoli tersebut berlangsung di Jakarta, dalam resepsi yang dihadiri Fofee Kamara cs dan ofisial tim. pasukan Bonggo Pribadi tak mampu menaklukkan PSMS Medan pada partai puncak Piala Emas Bang Yos. Harri pun gagal menerima kado pernikahan terindah. Bagaimana pun, kehadiran awak PSIS termasuk Manajer Teknik Setyo Agung Nugroho dan Bonggo membahagiakan hatinya. "Tak apa-apa gagal di Piala Emas Bang Yos. Setelah punya istri, saya justru lebih termotivasi membawa tim menjadi yang terbaik di liga nanti. Jadi tambah bersemangat," katanya sambil tertawa. Kebetulan sang istri yang akrab dipanggil Mei-mei itu berasal dari Medan. Cinta di antara pasangan itu terjalin cukup lama, hampir tujuh tahun. Riska menyukai sepak bola. Pertemuan pertama mereka terjadi di Stadion Bea Cukai, Rawamangun. Saat itu, putra Betawi asli tersebut bermain untuk Persijatim Jakarta Timur. Sedangkan istrinya adalah fans Persijatim yang sedang menonton penampilan timnya. Ditinggal Ada perbedaan antara saat melajang dan setelah memiliki istri? "Apa ya, yang pasti enak," selorohnya sambil tertawa kembali. Menurut pemain kelahiran 15 April 1978 itu, berkeluarga membuatnya memiliki tanggung jawab lebih besar. Tinggal berjauhan juga membuatnya sering diliputi rasa kangen. Istri Harri memang tak dibawa ke Semarang. Dia tinggal di Jakarta. Karena itu, Harri rutin berkomunikasi lewat ponsel dan SMS.(Abduh Imanulhaq, Budi Winarto- 22) |