logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Desember 2006 NASIONAL
Line

Ny Yahya Hidayat, Inspiring Woman Sido Muncul

PEMILIK perusahaan jamu PT Sido Muncul, Desy Sulistio Hidayat yang biasa akrab dipanggil Ny Yahya Hidayat atau Oma Yahya, merayakan hari jadinya ke-80, Kamis (28/12). Syukuran digelar di Restoran New Santai Ria, Jl Gajah Mada, Semarang, Kamis malam.

Ibu dari Irwan Hidayat, Direktur Utama PT Sido Muncul, Sofyan Hida-yat, Johan Hidayat, David Hidayat, dan Sandra Linata Hidayat itu, merupakan generasi kedua penerus perusahaan jamu tersebut.

Syukuran ulang tahun yang dipandu duet presenter kocak Eko Patrio dan Ulfa Dwiyanti itu dihadiri seluruh putra-putri, menantu, cucu, dan cicit dari Oma Yahya. Artis-artis, atlet, dan pengusaha yang selama ini membintangi produk jamu Sido Muncul juga hadir bersama sekitar 900 tamu undangan lainnya.

Tampak CEO Suzuki Indomobil Subronto Laras, Ikang Fauzi, Donny Kusuma, Timbul, Chrisjohn, Asnna Maria dan Roy Marten. Perayaan syukuran tersebut juga diramaikan grup vokal Warna dan Delon Indonesian Idol.

Perempuan kelahiran Yogyakarta itu terkenal sebagai pribadi yang ulet, rendah hati, berjiwa sosial, dan sabar. Ini yang paling dirasakan oleh karyawan-karyawan Sido Muncul. Ny Yahya Hidayat merupakan sosok wanita pekerja keras yang pantang menyerah.

Tidak salah kalau Irwan Hidayat sebagai anak tertua kerap bercerita bahwa ibunya adalah inspiring woman bagi Sido Muncul. "Beliau merupakan teladan kami," kata Irwan saat didaulat oleh Eko dan Ulfa untuk menyampaikan kesan-kesannya.

Kata-kata Oma Yahya yang paling diingat oleh anak-anaknya dan sampai sekarang ditiru, kata Irwan, adalah "kowe ketoke pinter padahal bodho". Ini menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus belajar. Kalimat ini dipakai sampai saat ini, bahkan diterapkan di kantor. Menurutnya, kata-kata yang menjadi inspirasi itu merupakan warisan yang perlu disebarkan.

Kesan lain, lanjut Irwan, setiap kali perusahaan menghadapi kesulitan, Oma Yahya yang tampil. "Pada saat senang, anak-anak justru yang tampil."

"Beliau tidak pernah mau pensiun untuk istirahat dan selalu bekerja dan bekerja karena dengan itu kami harus menghargai, bahkan mencontoh apa yang dilakukannya," tambah Irwan.

Oma Yahya adalah anak dari pendiri perusahaan jamu Sido Muncul yakni Ny Rahmat Sulistio. Didirikan pada 11 November 1951, Sido Muncul awalnya hanya sebuah industri rumahan di Yogyakarta dengan 3 karyawan.

Saat itu yang dijual hanya bahan-bahan jamu. Namun seiring waktu berjalan dengan semakin banyaknya permintaan, ia membuat jamu serbuk dengan produk andalan jamu Tolak Angin.

Dengan semakin banyaknya permintaan dan seiring kepindahannya ke Semarang, perusahaan ini semakin berkembang hingga didirikanlah perusahaan sederhana dengan nama "Sido Muncul" yang artinya impian yang terwujud.

Bagaimana perasaan Oma Yahya dengan usia 80 tahun masih energik dengan usahanya dan sekarang dirayakan dengan sebegitu meriah? "Saya senang sekali malam ini," kata dia singkat.(Jamal al Ashari-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA