logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Desember 2006 MURIA
Line

Warga Bulungcangkring Tuntut Peternakan Ayam Ditutup

KUDUS - Puluhan warga RT 3 dan RT 4 /RW 9, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Jumat (29/12) mendatangi balai desa. Mereka menuntut agar usaha peternakan ayam yang ada di wilayahnya dihentikan, karena dianggap menimbulkan bau yang tidak sedap.

Perwakilan warga akhirnya dipertemukan dengan pemilik, Kustoyo, dengan dimediatori oleh Kades, Adji Setyawan. Sementara itu, beberapa warga menunggu di luar balai desa, untuk melihat hasil perundingan.

Salah seorang warga yang ditemui di luar balai desa, Lilik mengemukakan, usaha ayam milik Kustoyo tersebut memang sudah beroperasi sekiar lima tahun.

Sejak itu pula, warga menilai usaha itu selalu menimbulkan bau, sehingga aktivitas masyarakat terganggu. ''Dari kejauhan bau tersebut memang sudah tercium,'' jelasnya.

Warga lainnya, Suharno, yang rumahnya berdekatan dengan usaha peternakan tersebut, mengaku memang merasa terganggu. Karena itu, pihaknya mendukung upaya rekan-rekannya untuk meminta penutupan peternakan tersebut. ''Jika tidak, maka selamanya warga akan merasa terganggu,'' jelasnya.

Dirundingkan

Sementara itu, Kades Adji Setyawan yang ditemui usai perundingan, mengaku masih akan berupaya untuk mempertemukan kedua belah pihak yang saling bertentangan. Pihak desa sendiri akan mengambil jalan tengah, agar keduanya tidak merasa dirugikan.

''Mungkin pemilik akan diminta untuk memperbaiki peternakannya. Yang jelas, hal tersebut memang belum sepenuhnya disetujui warga,'' tandasnya.

Sedangkan pemiliknya, Kustoyo, saat ditemui menolak untuk memberikan komentarnya. Dia tidak memberikan tanggapan apapun ketika disinggung soal tuntutan warga tersebut. (H8-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA