logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Desember 2006 KEDU & DIY
Line

Kematian Aryadi Digunjingkan

BOROBUDUR - Hampir sepekan terakhir ini kematian Aryadi (14) menjadi perbincangan warga Soco, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Anak dari pasangan Warso (38) dan Muntinah (35) itu meninggal dengan mengerikan, yaitu mayatnya melepuh kehitam-hitaman dan hampir sekujur tubunya bengkak.

Menurut Muntinah, anaknya yang idiot itu meninggal di RSU Tidar Magelang, Selasa (19/12) pukul 21.30. Sebelumnya dia dirawat di RSJ selama kurang lebih 16 hari. Setelah kritis, dirujuk ke RSU.

"Petugas berjanji akan menyembuhkan anak saya tanpa biaya. Sebagai seorang ibu, saya ingin melihat Aryadi tumbuh normal seperti anak-anak yang lain," katanya.

Beberapa kali menjenguk, dia mendapati anaknya masih sehat, kulitnya masih kuning, dan sempat minta dipangku. Beberapa hari kemudian dia mendapat kabar, anaknya masuk angin.

Sesampai di RSJ, dia tak tega melihat anaknya yang kulitnya melepuh dan kehitam-hitaman. Akhirnya anaknya dirujuk ke RSU Tidar Magelang.

Meninggal

Sejak itu dia mengkhawatirkan kondisi anaknya yang terus memburuk. Urinenya tampak kehitam-hitaman dan kulit kakinya mengelupas. Hari ketujuh di RSU, anaknya mengembuskan napas terakhir.

RSJ melalui juru bicaranya, Agus Ahmadi, mengakui telah merawat Aryadi. Untuk masalah diagnosis dan rekaman medis, pihaknya belum bisa mengungkapkan lebih jauh, karena harus melalui rapat Komite Perawat. "Paling lambat Sabtu (30/12) kami akan memberikan keterangan lebih lengkap soal rekaman medis," katanya, kemarin. (H33-66)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA