| Sabtu, 30 Desember 2006 | KEDU & DIY |
Pemkot Yogya Ajukan Pembuatan TalutYOGYAKARTA-Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta kembali menyurati Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan pemerintah pusat terkait pengajuan pembuatan talut di sejumlah sungai yang mengalir di kota ini. "Kondisi talut sejumlah sungai di kota Yogyakarta sangat memprihatinkan," kata Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto, Jumat. Pemkot sebenarnya sudah beberapa kali melayangkan surat ke pemprov dan pemerintah pusat karena masalah aliran sungai memang menjadi tanggung jawab provinsi. "Namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari pemprov maupun pemerintah pusat," katanya sambil menambahkan, karena itu pemerintah kota akan kembali menyurati pemerintah provinsi dan pusat. Menurut dia, kondisi talut di sejumlah sungai yang mengalir di Kota Yogyakarta saat ini sangat memprihatinkan dan belum semua tertangani dengan baik. "Baru dua sungai, yakni Winongo dan Code, yang sudah dibikin talut, itu pun belum seratus persen," katanya. "Pembuatan talut di aliran sungai juga sangat berarti bagi kehidupan sosial budaya masyarakat sekitarnya, karena akan terhindar dari kesan kumuh serta mengurangi kebiasaan masyarakat membuang kotoran di sembarang tempat," katanya. Ia mengatakan, untuk penanganan Sungai Gajahwong dan Belik (Kali Mambu) masih akan terus diupayakan agar bencana tidak sampai mencapai permukiman penduduk.(ant-39) |