| Sabtu, 30 Desember 2006 | EKONOMI |
sekilas ekonomiBank Muamalat Rangkul 54 BMTSEMARANG- Bank Muamalat merangkul Baitul Mal wa Tamwil (BMT) untuk mengembangkan Paket Bisnis Muamalat (PBM). Sebanyak 54 BMT se-Jateng dan DIY telah menandatangani komitmen kerja sama Rabu (27/12). Sebelumnya bank syariah tersebut juga telah menggelar pelatihan PBM yang diikuti 110 BMT. Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Muamalat, Herbudhi S Tomo, berharap kerja sama ini mampu meningkatkan perannya dalam pengembangan ekonomi mikro, yang terbukti tahan krisis dan mampu menggerakkan sektor riil di masyarakat. Konsentrasinya pada pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersebut merupakan rahasia sukses Bank Muamalat untuk bertahan di masa krisis. Selama ini, sektor UMKM telah menyerap 70% pembiayaan yang disalurkan Bank Muamalat ''Kami menargetkan ada pertumbuhan pembiayaan di sektor UMKM sampai 80% pada tahun 2007,'' katanya. (H22-59 ) LPS Tangani Nasabah 6 BPR JAKARTA-Sejak Lembaga Penjamin Pinjaman didirikan dan beroperasi September 2005 sampai dengan Desember 2006, LPS menangani pelaksanaan penjaminan simpanan nasabah enam BPR. Lokasi Bank Perkreditan Rakyat itu ada di beberapa daerah, satu BPR di Yogyakarta, tiga di Bandung, satu di Sukabumi, dan satu di Demak. Demikian dalam siaran pers LPS kemarin. Lembaga tersebut akan melakukan proses pendataan rekening simpanan nasabah yang selanjutnya dilakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas catatan/dokumen/bukti aliran dana simpanan nasabah terhadap kriteria penjaminan simpanan yang berlaku. "Hal ini untuk menentukan simpanan yang layak dibayar dan simpanan yang tidak layak dibayar oleh LPS", terang rilis tersebut. (bn-59) |