logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Desember 2006 BANYUMAS
Line

Tebing Longsor, Seorang Tewas Tertimbun

BANYUMAS-Naas bagi Sudarno (38) warga Grumbul Karangduwur RT 2 RW 5, Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang, Banyumas, ketika sedang memperbaiki saluran air yang mampat, Kamis (28/12) malam, dia malah tewas tertimbun tebing yang longsor.

Setelah dievakuasi oleh warga setempat, korban yang tertimbun material tebing berhasil ditemukan malam itu juga. Jumat (29/12), jenazahnya dimakamkan di pemakaman setempat.

Diperoleh keterangan, Kamis sekitar pukul 17.00, korban baru saja pulang dari kerja. Saat itu hujan turun lebat dan dia pun beristirahat sebentar. Saat menengok ke kolam yang berjarak 10 meter di samping rumah, Sudarno melihat air dari saluran membludak dan masuk ke kolam.

Khawatir kolamnya meluap, sekitar pukul 18.00 korban kemudian menuju ke saluran. Di tengah saluran ternyata banyak sampah dan timbunan tanah yang membuat aliran tak lancar dan membludak masuk ke kolam. Korban kemudian membersihkannya, saat itulah tanpa disadari tebing setinggi enam meter yang berada tepat di atasnya tiba-tiba longsor. Korban sempat berteriak minta tolong. Namun, saat itu tak ada orang lain yang berada di sekitar lokasi.

Istri korban, Narti (32) yang ada di rumah sempat mendengar ada suara gemuruh dari guguran tanah disertai teriakan minta tolong itu. Tapi teriakan hanya sebentar dan tak terdengar lagi. Dia curiga tebing di atas saluran air yang sedang diperbaiki suaminya longsor.

Wanita itu kemudian mengeceknya dan melihat tebing di atas saluran air yang diperbaiki suaminya benar-benar roboh. Dalam suasana gelap, Narti tak melihat suaminya. Setelah dicari di sekeliling saluran, suaminya juga tak ditemukan. Dia pun yakin suaminya tertimbun. Saat itu juga dia menjerit dan berteriak minta tolong.

Sudah Meninggal

Warga pun berdatangan ke lokasi tebing yang longsor itu. Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek dan Kecamatan Sumbang. Setelah dilakukan pencarian sekitar setengah jam, korban ditemukan tewas terkubur longsoran tebing.

Menurut Kapolsek Sumbang Iptu Sugito, ketika berhasil dievakuasi, korban sudah meninggal. Untuk meyakinkan kondisi korban, oleh pihak keluarga, jenazah Sudarno dibawa ke RSU Margono. Sesampai di rumah sakit, oleh dokter yang memeriksa menyatakan korban sudah meninggal. Jenazah korban pun kemudian dibawa pulang ke rumah.

''Tebing yang longsor ketinggiannya sekitar enam meter dengan lebar tebing sekitar tujuh meter,'' jelas Sugito.

Ia menambahkan tebing yang longsor itu memanjang di atas saluran air. Kondisinya cukup labil. Pada Kamis itu, hujan deras mengguyur sejak siang hingga malam hari. Longsor terjadi sekitar pukul 18.00, ketika hujan deras masih mengguyur Sumbang dan sekitarnya. (G23-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA