| Jumat, 29 Desember 2006 | INTERNASIONAL |
Siamang Bersuara seperti ManusiaBANGKOK - Manusia ternyata bukan satu-satunya primata (makhluk menyusui) yang menggunakan suara untuk memperingatkan bahaya. Kera bertangan putih di hutan Thailand diketahui menyampaikan ancaman dari predator dengan bunyi-bunyian. Menurut para peneliti, untuk kali pertama perilaku itu ditemukan di antara primata non-manusia. Jika binatang lain menggunakan bunyi-bunyian untuk memikat pasangan atau tanda bahaya, studi peneliti menunjukkan untuk kali pertama bahwa siamang saling mengeluarkan peringatan dengan bunyi-bunyian. Hasil studi tersebut dimuat dalam jurnal ilmiah bulanan PloS One, Rabu lalu. ''Hal ini merupakan petunjuk bagus bahwa primata non-manusia mampu menggunakan kombinasi suara untuk menyampaikan informasi penyelamatan hidup yang baru dan potensial kepada sesamanya,'' kata Esther Clarke, alumnus Universitas St Andrews yang ikut menulis studi tadi. ''Jenis komunikasi ini lazim dalam bahasa manusia, namun belum ditunjukkan secara luas oleh makhluk yang paling mirip dengan manusia - kera,'' jelasnya. Clarke, bersama Klaus Zuberbuhler dari St Andrews di Skotlandia dan Ulrich Reichard dari Institut Max Planck di Jerman, menghabiskan tahun 2004 dan 2005 di Taman Nasional Khao Yai di Thailand untuk mengamati beberapa kawanan siamang. Siamang suka mengeluarkan suara teriakan panjang yang menggema di seluruh hutan sejauh lebih dari setengah mil. (ap-niek-26) |