SUARA MERDEKA
 
INDEKS MURIA Kamis, 28 Desember 2006

KUDUS - Dalam sepekan ini, pedagang di Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, mengeluhkan bau tidak sedap di sekitar tempat mereka berjualan. Penyebab bau tersebut adalah tumpukan sampah di ujung pasar, yang sudah sepekan tidak diambil oleh petugas.Tumpukan sampah berada di sisi Utara pasar, berdekatan dengan WC.

KUDUS - Jumlah bangunan yang didirikan di bantaran sungai, setiap tahun selalu bertambah. Sampai dengan akhir tahun tercatat 238 rumah yang mendiami sejumlah bantaran sungai di kota Kretek.''Meski peningkatannya kecil, namun jumlah bangunan yang didirikan di bantaran sungai memang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya,'' kata Plt Kabid Pengairan DPU Kudus, Ir Istianah MT, Rabu (27/12).

REMBANG - Proses ganti untung tanah bondho desa Desa Leran, Kecamatan Sluke, ternyata berjalan tanpa gejolak. Warga yang sebelumnya menentang keras pembangunan PLTU, dalam musyawarah desa (musdes) yang dilaksanakan di balai desa Selasa (26/12), justru mencapai mufakat untuk melepaskan tanah bondho desa seluas 17 hektare.

JEPARA- Badan Pengawasan Daerah (Banwasda), Kamis (28/12) mulai pukul 08.00 akan mengadakan gelar pengawasan daerah (larwasda) di pendapa kabupaten. Pada kegiatan itu akan dilakukan ekspose hasil pengawasan dan temuan-temuan dalam triwulan ketiga dan keempat 2005 serta triwulan pertama dan kedua 2006, terhadap semua kegiatan yang dilakukan dinas dan instansi pemerintahan, termasuk pemerintahan desa.

JEPARA- HM Nurhadi MH, wakil sekretaris DPC PPP menegaskan siap menempuh jalur hukum, jika sanksi dari partainya benar-benar ditimpakan padanya. Ancaman sanksi itu terkait majunya dia sebagai bakal cawabup mendampingi H Nur Yachman SH yang diusung PKB dalam pilkada 4 Februari 2006.

PATI - Penyaluran beras untuk warga miskin (raskin) di Kabupaten Pati dan Kabupaten Blora, yang direncanakan Januari mendatang, ditangguhkan. Pasalnya, kedua daerah tersebut masih menunggak sisa pembayaran raskin periode terakhir, Oktober lalu.

REMBANG - PDAM Kabupaten Rembang berjanji akan memperbaiki kualitas air yang didistribusikan kepada para pelanggan. Direktur PDAM Gus Wakhid Hidayat ST kemarin mengatakan dalam beberapa hari ini warna air cukup keruh. Hal itu karena ada kerusakan pada mesin trafo penyedotan air.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA