logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 28 Desember 2006 PANTURA
Line

Pencuri Mobil Tewas Ditembak

  • Larikan Barang Bukti dari Purbalingga

PEMALANG - Tersangka kasus pencurian motor yang melarikan barang bukti dari Purbalingga tewas ditembak polisi di Desa Banjaranyar, Randudongkal, Pemalang, Selasa (26/12) pukul 22.35.

Mayat tersangka, hingga kemarin diautopsi di RSUD Ashari Pemalang. Ketika kejadian, polisi melarikan tersangka yang terkena luka tembak pada lambung kiri ke Puskesmas Randudongkal. Namun, jiwanya tak tertolong.

Selain menembak tersangka, polisi juga mengamankan mobil yang dilarikan tersangka, berupa Panther warna merah B-1378-BU. Sedangkan STNK-nya belum ditemukan.

Bukti lain, juga ditemukan KTP atas nama Guntur Saputra (31), beralamt Kota Waringin Timur, Jalan Rambel Gang Sempit RT 2 RW 1, Kelurahan Hilir, Kalimantan Timur. Serta uang kertas kuno Brasil sebanyak empat lembar.

Peristiwa penembakan itu ketika Polsek Belik menerima laporan dari Purbalingga, ada pelarian mobil menuju arah Pemalang. Namun, informasi terlambat, karena mobil yang dimaksud sudah lewat. Selanjutnya, laporan dilanjutkan ke Polsek Randudongkal.

Dengan mobil pribadi, tiga polisi, yakni Aiptu Hardiyana, Brigadir Roni Setiyadi dan Bribda Slamet melakukan pengejaran ke belik. Namun, di tengah jalan berpapasan dengan mobil yang dicari.

Bersamaan itu pula, petugas Reskrim Polres Pemalang terdiri Kanit Reskrim Aiptu Mugi Hariyono, Brigadir Purnomo, Aiptu Nurcholis dan pengemudi Bripda Ferris Dony WS dengan mobil pribadi menuju ke Randudongkal.

Kejar-kejaran

Ketika sampai di pertigan jalan Jenderal Sudirman, melihat mobil Panther merah berbelok ke arah Moga. Mereka kemudian mengejar mobil tersebut. Kejar-kejaran pun terjadi.

Bahkan, polisi melepaskan tembakan hingga terkena ban bagian belakang. Hingga, akhirnya mobil tersangka terperosok ke parit.

Tak ingin sasarannya lepas, petugas kemudian berupaya menangkap tersangka, namun buruannya itu kabur dari pintu mobil sebelah kiri. Ia kemudian lari melewati pematang sawah.

Dalam kegelapan malam itu pula, petugas melihat tersangka lari ke arah selatan. Lalu dilepaskanlah tembakan terakhir dan mengenai lambung tersangka.

Mengenai kepastian identitas tersangka, Kapolres AKBP Drs Koeshartono melalui Kasat Reskrim AKP Dodo Marsodo SH mengatakan, pihaknya masih meragukan KTP yang ditemukan di lokasi kejadian. Apakah milik tersangka atau bukan. Diduga bukti diri itu palsu.(sf-61)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA