logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 28 Desember 2006 BANYUMAS
Line

Diakui, KONI Kecamatan Salahi AD/ART

PURWOKERTO-Pembentukan KONI kecamatan di Kabupaten Banyumas sebenarnya menyalahi AD/ART organisasi induk olahraga itu. Namun langkah tersebut ditempuh agar pembinaan olahraga di kecamatan efektif, sehingga meningkatkan prestasi.

''Menurut AD/ART, organisasi KONI terendah ada di tingkat kabupaten. Untuk kecamatan cukup seorang koordinator. Banyumas baru saja melantik pengurus KONI pada 27 kecamatan,'' kata Ketua Harian KONI Banyumas Sukardi, ketika menerima rombongan KONI Kudus, di GOR Satria, kemarin. Rombongan dari kota kretek itu dipimpin Ketua II Bambang Purnomo, beranggota delapan orang

Menurut dia, KONI kecamatan diharapkan menjadi ujung tombak pembinaan atlet di wilayahnya. Kalau ditangani koordinator berarti hanya satu orang. Dengan membentuk KONI, berarti ditangani minimal lima orang. ''Jadi tak sesuai AD/ART, tetapi demi kebaikan. Kan nda apa-apa,'' ujarnya.

Kebijakan itu sejalan dengan program pembinaan olahraga yang diterapkan di Banyumas, yaitu berjenjang, meningkat dan berkesinambungan. Program itu juga dalam upaya mempertahankan gelar juara umum Porda Jateng 2009.

Sukardi menilai, program berjenjang, meningkat dan berkesinambungan sudah tak dilaksanakan lagi oleh KONI pusat. Organisasi itu menerapkan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang.

Program seperti itu tidak berjenjang dan berkesinambungan, tetapi instan. Padahal pembinaan olahraga tak bisa dengan cara seperti itu, karena membutuhkan waktu lama. Pada kesempatan itu, Sukardi juga memaparkan program kerja KONI Banyumas dalam rangka Porda Jateng 2009.

Pada Porda 2005, dari 33 cabang yang dipertandingkan, Banyumas hanya mengikuti 25 cabang. Tiga cabang tidak lolos prakualifikasi yaitu bola voli, sepakbola dan tenis meja, lima lainnya tak memiliki atlet yaitu sepatu roda, senam, anggar, dayung dan bisbol. (bd-55).


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA