SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Rabu, 27 Desember 2006

JAKARTA-PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) memastikan setoran ke APBN 2006 mencapai Rp 2,59 triliun dari target Rp 2,57 triliun. Kepastian pemenuhan target ini, setelah BUMN itu melepas obligasi Jasa Marga Jakarta Outer Ring Road (JORR) I Tahun 2003 dan obligasi Jasa Marga JORR II 2005 pada harga jual sekitar Rp 412,29 miliar.

JAKARTA-PT Garuda Indonesia akan bertemu dengan Export Credit Agency (ECA) Eropa awal Januari 2007 untuk restrukturisasi utang. Upaya itu akan dilakukan menyusul kegiatan sejenis pertengahan Desember 2006 dengan para pemegang surat berharga (floating rate notes/FRN) di Singapura.

SEMARANG-TV LCD plasma merupakan produk yang paling diminati konsumen selama pameran elektronik bertajuk "Christmas Expo 2006" yang digelar toko Modern Electronics di Mal Ciputra lantai dasar, 15-26 Desember 2006. Penjualan produk itu mampu menyumbangkan sekitar 50% dari total omzet.

SALATIGA-Nasabah Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Salatiga Suryadi Nugroho, menerima Honda Jazz dari Gebyar Tahapan BCA periode Juli-Oktober 2006. Penyerahan mobil dilakukan Pimpinan KCU BCA Salatiga Mardjukie Kangsotrisno di halaman KCU BCA Jalan Diponegoro Salatiga, kemarin.

JAKARTA-Bappenas akan melibatkan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) dalam proses pinjaman luar negeri. Sekretaris Umum Inkindo Laksmo Imawanto di Jakarta, Selasa mengatakan, pelibatan Inkindo diharapkan bisa meningkatkan kandungan lokal dalam proyek pinjaman luar negeri tersebut. 

JAKARTA-Pemerintah berupaya meyakinkan negara asing bahwa situasi keamanan di Indonesia normal seperti di negara lain. Bahkan Indonesia akan menjamin keamanan bagi calon investor untuk berinvestasi. Demikian diungkapkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Boediono dan Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Widodo AS, di Jakarta kemarin.

JAKARTA-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berhasil menyelamatkan penerimaan negara mencapai Rp 11,65 triliun dan 127,46 juta dolar AS selama periode 2000-2006. Dalam siaran persnya Kepala Pelaksana Harian BPKP Kuswono Soeseno di Jakarta menjelaskan, instansinya lewat Tim Optimalisasi Penerimaan Negara (OPN) telah melakukan pemeriksaan di sektor perpajakan dan bea cukai, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kewajiban penyetoran ke kas negara atau tagihan pemerintah sampai Oktober 2006 senilai Rp 19,23 triliun dan 214,45 juta dolar AS.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA