JAKARTA-PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) memastikan setoran
ke APBN 2006 mencapai Rp 2,59 triliun dari target Rp 2,57 triliun. Kepastian
pemenuhan target ini, setelah BUMN itu melepas obligasi Jasa Marga Jakarta
Outer Ring Road (JORR) I Tahun 2003 dan obligasi Jasa Marga JORR II 2005
pada harga jual sekitar Rp 412,29 miliar.
|
 |
JAKARTA-PT Garuda Indonesia akan bertemu dengan Export Credit
Agency (ECA) Eropa awal Januari 2007 untuk restrukturisasi utang. Upaya
itu akan dilakukan menyusul kegiatan sejenis pertengahan Desember 2006
dengan para pemegang surat berharga (floating rate notes/FRN) di
Singapura.
|
 |
SEMARANG-TV LCD plasma merupakan produk yang paling diminati
konsumen selama pameran elektronik bertajuk "Christmas Expo 2006"
yang digelar toko Modern Electronics di Mal Ciputra lantai dasar, 15-26
Desember 2006. Penjualan produk itu mampu menyumbangkan sekitar 50% dari
total omzet.
|
 |
SALATIGA-Nasabah Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Salatiga Suryadi
Nugroho, menerima Honda Jazz dari Gebyar Tahapan BCA periode Juli-Oktober
2006. Penyerahan mobil dilakukan Pimpinan KCU BCA Salatiga Mardjukie Kangsotrisno
di halaman KCU BCA Jalan Diponegoro Salatiga, kemarin.
|
 |
JAKARTA-Bappenas akan melibatkan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia
(Inkindo) dalam proses pinjaman luar negeri. Sekretaris Umum Inkindo Laksmo
Imawanto di Jakarta, Selasa mengatakan, pelibatan Inkindo diharapkan bisa
meningkatkan kandungan lokal dalam proyek pinjaman luar negeri tersebut.
|
 |
JAKARTA-Pemerintah berupaya meyakinkan negara asing bahwa situasi
keamanan di Indonesia normal seperti di negara lain. Bahkan Indonesia akan
menjamin keamanan bagi calon investor untuk berinvestasi. Demikian diungkapkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian
Boediono dan Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Widodo AS, di
Jakarta kemarin.
|
 |
JAKARTA-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berhasil
menyelamatkan penerimaan negara mencapai Rp 11,65 triliun dan 127,46 juta
dolar AS selama periode 2000-2006. Dalam siaran persnya Kepala Pelaksana
Harian BPKP Kuswono Soeseno di Jakarta menjelaskan, instansinya lewat Tim
Optimalisasi Penerimaan Negara (OPN) telah melakukan pemeriksaan di sektor
perpajakan dan bea cukai, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kewajiban
penyetoran ke kas negara atau tagihan pemerintah sampai Oktober 2006 senilai
Rp 19,23 triliun dan 214,45 juta dolar AS.
|