SUARA MERDEKA
 
INDEKS BANYUMAS Rabu, 27 Desember 2006

PURWOKERTO - Sepanjang 2006, dunia fashion di Banyumas terlihat mendua. Merebaknya panggung peragaan busana dan kompetisi modelling, berbanding terbalik dengan rendahnya daya beli masyarakat terhadap busana jenis ready to wear yang biasa digunakan sehari-hari.

PURWOKERTO - Pelaksanaan proyek pembangunan dilakukan sejumlah unit kerja di lingkungan Pemkab Banyumas dan Setwan DPRD yang menggunakan dana APBD 2006 ternyata banyak yang tidak sesuai dengan target yang direncanakan.

BANJARNEGARA - Kayu albasia yang kini banyak dibudidayakan oleh masyarakat, diusulkan menjadi produk unggulan bidang kehutanan. 

PURWOKERTO - Tiga perampok yang ditangkap jajaran Polres Banyumas, Senin kemarin, merupakan komplotan profesional. Komplotan itu diperkirakan sudah beraksi berulang-ulang di berbagai kota.

CILACAP- Meski pemilihan kepala desa di Cilacap sudah dimulai sejak November lalu, sampai sekarang baru 71 kepala desa baru yang selesai dipilih melalui proses pilkades. Sisanya, sebanyak 170 kepala desa baru, masih akan dipilih sampai 15 Maret 2007 depan.

KETUA DPRD Cilacap Fran Lukman alias Fran George sepanjang 2006 menjadi klinik hukum yang menarik untuk terus diamati dan dikaji. Dia bisa lolos dari dua jerat hukum sekaligus. 

BANYUMAS memiliki tempat yang lebih menggetarkan hati ketimbang suasana feodal Kota Valencia di Roma, Italia. Kota tempat Romeo dan Juliet memadu kasih itu, kalah indah dengan tempat dimana Raden Ranusentika menjalin kisah asmara dengan Dewi Mas Inten. Tidak percaya? Berkunjunglah ke Curug Cipendok.

PURWOKERTO - Empat mahasiswa Jurusan Bisnis Internasional (BI) Magister Manajemen Universitas Jenderal Seodirman (Unsoed) Purwokerto, Kamis (28/12) besok akan dilepas untuk mengikuti pertukaran mahasiswa ke luar negeri. Mereka adalah Jaka Prastyo, Leni, Yeni, dan Diyas.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA