| Rabu, 27 Desember 2006 | PANTURA |
Pekalongan Bangun Kawasan Bisnis MuslimPEKALONGAN - Dalam waktu dekat, Kota Pekalongan akan memiliki kawasan bisnis muslim yang terletak di pertengahan kota, tepatnya di depan stasiun kereta api (KA). Adapun yang membangun kawasan tersebut dari Yayasan Muslimin di daerah itu. Rencananya, pembangunan tersebut berupa minimarket, masjid, hotel, taman pendidikan, dan sebagainya yang diperuntukkan bagi pelayanan umat. Hal tersebut dikatakan Ketua Yayasan Muslimin Aisyiah saat memberikan sambutan dalam peletakan batu pertama kawasan bisnis berlabel Gedung Wakaf Produktif dan Bisnis Center Yayasan, kemarin (26/12). Hadir dalam acara tersebut, Asisten II Setda Kota Pekalongan Dwi Ari Putranto, Kepala Departemen Agama Drs H Ahmad Suyuti serta sejumlah pejabat di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat. Ditambahkannya, lokasi dibangunnya kawasan bisnis muslim tersebut semula dipakai untuk kegiatan sejumlah ormas, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), PTDI Walisongo, dan lainnya. Lebih jauh dia menambahkan, kawasan bisnis muslim dibangun agar umat Islam tidak terkesan meminta-minta. Namun sebaliknya, kata dia, diharapkan dapat melakukan usaha sendiri dan memberikan santunan kepada orang yang tidak mampu melalui usaha yang dikelola. Setelah bangunan berdiri dan dapat difungsikan sebagaimana mestinya, otomatis membutuhkan tenaga kerja. Untuk mendapatkan tenaga kerja tersebut, pihaknya akan mencari ke masyarakat. Dengan demikian, langkah pembangunan kawasan itu paling tidak sedikit mengurangi angka pengangguran di daerahnya. (H4-70) |