| Rabu, 27 Desember 2006 | PANTURA |
Pilkades Purwosari Diduga MenyimpangPEMALANG - Pelaksanaan pilkades Purwosari, Kecamatan Comal, Pemalang dilaporkan ke polisi, menyusul adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya. Penyimpangan itu antara lain warga luar desa ikut menggunakan hak pilih/mencoblos dan dibiarkan panitia. Ada pengondisian panitia sejak pembentukan sehingga terkesan kurang bersikap netral. Pilkades yang seharusnya digelar di lapangan dipindah ke balai desa. Padahal, tempatnya tidak sepadan dengan jumlah pemilih 6.541 orang, sehingga cenderung tidak tertib. Hal itu memungkinkan orang luar desa masuk menggunakan hak pilih dengan kartu undangan milik warga Purwosari. Salah satu calon kades, Agus, mengatakan dia melihat dengan mata kepala sendiri penyimpangan itu. Seorang warga Desa Pagergunung, Kecamatan Ulujami ikut memilih atau mencoblos. Yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya dan direkam sebagai bukti pemeriksaan di kepolisian. ''Penyimpangan tersebut kali pertama dilaporkan ke panitia dan BPD. Tetapi, kami seperti dipingpong. Akhirnya kami laporkan ke Polsek,'' katanya, kemarin. Pilkades diikuti delapan calon, yaitu Sukino gambar jagung memperoleh 1.447 suara, Kumaedi (ketela) 091 suara, Makmur (kelapa) 733 suara, Wartini (kapas) 696 suara, Murdiyoso (padi) 547 suara, Agus (kacang) 516 suara, Samhaji (jeruk) 507 suara, dan Sutoro (pepaya) 298 suara. Pilkades dimenangkan Sukino dengan 1.447 suara. Namun, karena ditemukan beberapa penyimpangan, ketujuh calon lain melapor ke panitia, BPD dan terakhir ke Polsek Comal. Mereka mengharapkan adanya pengusutan terhadap masalah tersebut. Seharusnya Langsung Ketua Panitia Lipkamto menjelaskan laporan adanya warga luar desa yang ikut mencoblos diterima pihaknya dua hari setelah pilkades. Seharusnya hal itu langsung disampaikan saat pelaksanaan, sebelum hasil dikirim ke kecamatan. Dia sudah meneliti daftar hadir dari pemilih tetap tidak ada orang luar desa, tetapi dia mengakui warga punya hak pilih yang tidak datang 700 lebih. Terutama mereka yang bekerja di Jakarta. Sedangkan undangan sudah dibagikan ke masing-masing alamat. Hasil pelaksanaan menurutnya sudah sah. Kapolsek Comal AKP Wayan Kesuma Jaya mengatakan laporan dugaan adanya penyimpangan dalam pilkades Purwosari pada 10 Desember lalu sudah diterima. Inti persoalan ada orang luar desa ikut mencoblos. Namun, dia belum melakukan pemeriksaan karena masih disibukkan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2007. Rencana kasus itu akan diperiksa 2 Januari mendatang.(sf-19) |