logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 27 Desember 2006 MURIA
Line

Baru Selesai Dibangun, Talut Ambrol

GAJAHMUNGKUR - Banjir bandang yang menerjang daerah aliran Sungai Kaligarang, Senin (26/12) lalu, menyebabkan sejumlah talut ambrol. Talut di tepi Jl Pawiyatan Luhur, yang baru selesai dibangun awal Desember lalu ambrol sepanjang 60 meter dari total panjang 98,2 meter.

Meski tak semua bagian talut ambrol, beberapa bagian menunjukkan adanya retakan. Retakan yang ada memanjang hingga mencapai bagian bawah talut. "Aliran sungai yang sangat deras membuat talut longsor sedalam kurang lebih tiga meter,'' kata Al Mui's dari CV Gelaran Jaya Manunggal, yang menjadi pelaksana proyek tersebut.

Kerusakan yang terjadi, menurut Mui's, bukan lagi menjadi tanggung jawab CV Gelaran Jaya Manunggal. Sebab, proyek tersebut sudah diserahkan pada pemerintah 9 Desember lalu dan sudah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Pekerjaan (BPP).

"Dari hasil pemeriksaan tak ada catatan sedikit pun. Itu menunjukkan bahwa proyek itu sudah dinyatakan layak,'' tuturnya.

Talut ambrol juga terjadi di Jl Kelud Raya. Sebuah rumah yang berada di atasnya mengalami kerusakan yang cukup parah. Kamar mandi yang terletak di samping rumah porak poranda. Seluruh dindingnya roboh ke dalam Sungai Tengkek, anak sungai Kaligarang, yang mengalir di sebelah utara rumah.

Kali Beringin

"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00. Saat itu warga yang tengah membersihkan air yang menggenang mendengar suara gemuruh,'' jelas Suryani (20), salah seorang warga RT 2 RW 5. yang tinggal di belakang rumah itu.

Beberapa wilayah di Kecamatan Tugu, Senin (26/12) malam juga diterjang banjir, akibat tanggul Kali Beringin jebol. Camat Tugu Kukuh Sudarmanto mengatakan, wilayah yang diterjang banjir meliputi dua kelurahan, yakni Mangkangwetan dan Mangunharjo. Untuk wilayah Mangkangwetan, banjir menggenangi 50 rumah warga di RT 2 RW 5. Di Mangunharjo, sedikitnya 75 rumah di RW 1 terendam.

Dia mengatakan, tanggul di wilayah itu jebol sepanjang 7 meter. Selain itu, beberapa bagian tanggul lainnya juga mengalami kerusakan. Ada dua bagian tanggul yang sudah bergeser, masing-masing panjangnya 10 meter. Ada pula bagian tanggul sepanjang 500 meter yang sudah retak. Jika hujan deras mengguyur wilayah atas, kedua wilayah tersebut bakal dilanda banjir lagi. (H9,H12,H6,G6,H31,H32,H21-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA