| Rabu, 27 Desember 2006 | MURIA |
Pembunuh Janda Disoraki WargaKUDUS - Puluhan warga Desa Glantengan, Kecamatan Kota Kudus, dibuat geram oleh kehadiran Ardi Setyo Purnomo (23), pelaku pembunuhan atas salah seorang warga desa itu, Rukmiyarsih (42) yang terjadi pada Jumat (8/12) lalu. Kehadiran pelaku yang merupakan warga Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati itu, untuk melakukan rekonstruksi pembunuhan yang akhirnya mengakhiri hidup janda tanpa anak tersebut. Rekonstruksi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim, AKP Benny B, berjalan dengan baik. Puluhan warga yang mulai berkumpul di sekitar rumah korban mulai pukul 10.00, tidak henti-hentinya menyoraki pelaku. ''Kami tidak menyangka dia tega berbuat seperti itu, hanya karena disuruh shalat Jumat,'' ungkap seorang warga. Ardi sendiri dengan tenang memeragakan bagaimana dia membunuh korban. Diawali dengan kedatangannya ke kampung tersebut, dalam perjalanan ke seorang rekannya di Demakan. Karena haus, dirinya pun mendatangi warung Rukmiyarsih. ''Saya pesan dua botol teh,'' ungkapnya. Saat menunggu rekannya itu, perkataan korban - yang diperagakan oleh anggota Polwan Polres Kudus, sempat membuat tersinggung Ardi. Korban menanyakan, mengapa pelaku tidak ikut shalat Jumat. Karena kesal, Ardi pun langsung mengambil sebongkah batu di depan rumah Rukmiyarsih. Setelah itu, dia memukul korban lima kali. Empat kali dihantamkan ke kepala bagian belakang korban, saat yang bersangkutan berdiri, dan satu kali lagi pada bagian yang sama, ketika Rukmiyarsih telah roboh di lantai. (H8-15) |