| Rabu, 27 Desember 2006 | KEDU & DIY |
Pengusaha Akan ProtesBOROBUDUR - Keputusan Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto untuk membuka peluang penambang manual dan menutup kesempatan untuk mendapatkan izin dalam mengoperasikan begu di kawasan Merapi, sulit diterima para pengusaha. Menurut Kiai Sirojul Munir, Direktur CV Sapu Jagad, larangan pengoperasian begu tidak menyelesaikan masalah. Sebab, pengambilan material vulkanik di aliran sungai secara manual tidak bisa optimal sehingga merugikan daerah. "Kalau semula para pengusaha mendesak Bupati untuk meninjau kembali SK 19/2004 tentang Penataan dan Penertiban Kawasan Merapi, karena banjir lahar sudah datang. Tetapi persoalannya lain. Kami bersama para pengusaha lain akan melakukan aksi (protes)untuk menyikapi kebijakan Bupati tersebut," tutur Kiai Munir, Selasa (26/12). Seperti diberitakan kemarin, masyarakat Merapi menolak pengoperasian begu dan Bupati merespons positif, dengan alasan menjaga kelestarian lingkungan. Penambangan harus menggunakan peralatan manual dan dibatasi pada siang hari. (pr-66) |