logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 27 Desember 2006 KEDU & DIY
Line

Jamsostek Sentuh PKL

YOGYAKARTA-Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, PT Jamsostek kedepan bisa lebih berkompetisi dengan asuransi yang lain. Atau membangun kerja sama dengan daerah, apalagi daerah saat ini diberi kewenangan sesuai dengan Undang-Undang untuk mengelola asuransi.

Dengan cara demikian, daerah bisa berinvestasi. Sebab selama ini, uang daerah selalu dibawa ke Jakarta. Kalau sudah demikian, lalu kapan daerah bisa membangun wilayahnya dengan leluasa.

Sultan mengatakan hal itu usai penandatanganan kerja sama dengan Dirut PT Jamsostek, Iwan P Pontjowinoto tentang pemberian pinjaman sebesar Rp 1,5 miliar bagi kelompok peternak di Provinsi DIY di Gedung Wilis, Kepatihan, Pemprov DIY, Selasa kemarin.

Iwan Pontjowinoto kepada Gubernur DIY mengatakan, dalam upaya mengembangkan usahanya, saat ini PT Jamsostek akan menyentuh masyarakat level bawah, seperti pedagang kaki lima (PKL), penjual bakso, soto, dan lain-lain.

Dengan demikian, Jamsostek bisa memberikan manfaat besar bagi PKL, apabila nantinya mendapat kecelakaan kerja. Setidaknya bisa memberikan keringanan, karena mendapat bantuan dari asuransi tersebut.

Sultan yakin apabila Jamsostek bisa masuk dalam kelompok-kelompok masyarakat baik PKL atau kelompok petani atau Koperasi, kemungkinan mereka tidak keberatan apabila cara membayar preminya melalui kelompok atau bersamaan dengan pencairan pinjaman.(sgt-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA