| Rabu, 27 Desember 2006 | INTERNASIONAL |
LINTAS JAGATRaja Minyak pun KorupsiBEIJING - Kalau tidak pernah bersyukur, manusia akan selalu merasa kurang, kata-kata itu rasanya tepat untuk menggambarkan orang kaya China ini. Meski telah menjadi raja minyak, dia masih menggelapkan dana pemerintah dan swasta. Besarnya pun tak tanggung-tanggung yaitu satu miliar yuan (sekitar Rp 1,151 triliun). Harian Beijing News, kemarin, melaporkan Gong Jialong - direktur Grup Tianfa yang juga pemilik Tianfa Petroleum Co - ditahan pada 21 Desember lalu. Dia adalah Ketua Kamar Dagang China untuk Industri Perminyakan. Dari posisinya itulah dia diduga menggelapkan dana tersebut, jelas harian tadi. Namun dia belum dikenai tuduhan. Para pejabat perusahaan itu belum bisa dihubungi untuk dimintai komentarnya. China tengah giat memberantas korupsi. Menurut Partai Komunis yang berkuasa, tindak korupsi meluas sehingga mengancam kredibilitas dan kelangsungkan hidup partai itu. Harian Hong Kong yang didanai Beijing, Ta Kung Pao, melaporkan Gong dikenai tahanan polisi atas rekomendasi Komisi Pengaturan Keamanan China. Saham Tianfa Petroleum anjlok sekitar 27 persen sejak akhir September meski rival-rival yang lebih besar seperti Sinopec Corp melambung di tengah tingginya harga minyak.(rtr-niek-26) |