logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 27 Desember 2006 EKONOMI
Line

Keamanan Investasi Dijamin

JAKARTA-Pemerintah berupaya meyakinkan negara asing bahwa situasi keamanan di Indonesia normal seperti di negara lain. Bahkan Indonesia akan menjamin keamanan bagi calon investor untuk berinvestasi.

Demikian diungkapkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Boediono dan Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Widodo AS, di Jakarta kemarin.

Widodo AS menegaskan, pemerintah akan mengelola situasi keamanan dengan baik. "Sebenarnya keamanan adalah masalah persepsi. Yang penting bagaimana mengelola masalah dengan baik. Yang kita ingin, silakan berinvestasi di sini, kami akan jamin keamanan," kata Widodo.

Menko Perekonomian menambahkan, yang diperlukan pada masa mendatang, lebih mengintensifkan perbaikan iklim investasi. Pasalnya iklim investasi yang baik merupakan kunci pertumbuhan investasi yang lebih besar. ''Itu kunci dari pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja serta penurunan kemiskinan.''

Langkah konkret yang akan dilakukan bersama antara Menko Perekonomian dan Menko Polhukam, yakni menciptakan kepastian hukum yang lebih baik. ''Kepastian hukum merupakan landasan bagi investor untuk melakukan investasi dan ini akan digarap bersama,'' ujarnya.

Masalah stabilitas keamanan menyebabkan beberapa negara melarang warga warganya berpergian ke Indonesia (travel warning). Travel warning itu, antara lain berasal dari Amerika Serikat, Australia, Jepang dan negara Eropa.

Pemerintah Amerika mengeluarkan dua jenis travel warning, pada 18 November 2006. Pertama berkaitan dengan ancaman terorisme, dan kedua pengelolaan sistem pengamanan di Bandar Udara Ngurah Rai Bali.

Peringatan itu berkaitan dengan beberapa peristiwa peledakan bom, seperti bom Bali II, penembakan tokoh teroris Dr Azahari dan terbongkarnya rencana 35 peledakan bom oleh teroris. (bn-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA