logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 15 Desember 2006 PANTURA
Line

''Saya Tak Mengira Mereka Penjahat''

WAJAH Ismail (45) pengemudi truk E-9337-A yang dibajak penjahat saat melintas di jalur pantura Alas Roban, Subah, Batang masih luka-luka. Mata kanannya lebam, kening dan pelipisnya lecet-lecet.

''Saya tidak mengira sama sekali truk yang menyalip kami itu ditumpangi penjahat. Saya terkejut, begitu menyalip langsung memotong jalan. Yak apa iki rek,'' ujar dia dengan dialek jawa timuran.

Dia lebih terkejut lagi, ketika melihat dua orang datang membawa senjata tajam.

Mereka mendekati dan menyeretnya keluar dari kendaraan. Pelaku yang lain membangunkan Bonari, kemudian mengikatnya dengan tali. Kedua korban lantas dimasukkan ke truk.

''Selama di dalam kendaraan saya terus dihajar. Ada yang memukuli dengan tangan, ada pula yang memakai parang. Karena itu saya mohon maaf belum bisa menceritakan panjang lebar. Kepala saya masih pusing dan badan rasanya demam,'' ujar Ismail saat dimintai keterangan polisi.

Ia juga menjelaskan ciri-ciri pembajak. ''Yang jelas bicaranya dengan dialek Sunda. Saya ingat, yang dua bertubuh tegap dan yang enam biasa.''

Dibuntuti

Dia kemudian meminta izin kepada polisi untuk istirahat karena badannya terasa sakit.

Bonari, yang juga dihajar penjahat tapi lukanya tidak separah Ismail mengisahkan, mereka berangkat dari Surabaya hari Rabu (13/12) sekitar pukul 15.00.

Selanjutnya, istirahat sambil makan malam di Tuban sekitar pukul 19.30. Setelah itu melanjutkan perjalanan menuju ke Jakarta.

''Kami dapat order mengangkut kopi bubuk cap Kapal Api ke Jakarta. Sebenarnya dalam perjalanan lancar, tapi ternyata ada penjahat yang mengincar truk kami. Saya tidak tahu dari mana mereka mulai membuntuti. Saya tidur. Tahu-tahu waktu dibangunkan sabit sudah menempel di leher dan saya langsung diikat,'' tuturnya.

Keduanya tidak mengetahui arah tujuan lantaran mata dilakban.

''Setelah diturunkan saya baru tahu dibuang di kebun pisang. Setelah bisa membuka lakban, kami merangkak dan ternyata ada polisi di jalan. Syukur alhamdulillah kami selamat, truk dan muatan juga aman.'' (Arif Suryoto-65)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA