logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 15 Desember 2006 KEDU & DIY
Line

Sultan : Naiknya Harga Beras Biar Dinikmati Petani

YOGYAKARTA -Pemerintah Provinsi DIY belum akan mengadakan operasi pasar beras, walau harga beras di pasaran membubung tinggi. Pemerintah DIY, justru berharap kenaikan harga beras ini bisa dinikmati petani walau sifatnya hanya sementara.

''Harga beras memang terus naik. Tapi untuk sementara biar seperti ini dulu. Dalam kondisi seperti ini, setidaknya para petani bisa menjual beras mereka dengan harga yang lebih baik,'' kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X , kemarin.

Dijelaskan Sultan, pemerintah Yogyakarta untuk sementara belum akan meminta digelarnya operasi pasar beras. Meski demikian, pihaknya juga akan terus memantau perkembangan harga beras tersebut. Jika memang sudah mendesak untuk digelar operasi pasar, pihaknya akan segera mengajukan permohonan ke Menteri Perdagangan agar digelar operasi pasar tersebut.

Secara terpisah, Kepala Seksi Pelayanan Perum Bulog Divisi Regional IV Yogyakarta, Miftachul Adha kepada wartawan mengatakan, sejak pertengahan November lalu, pihaknya sudah meminta kepada pemerintah di DIY untuk memantau perkembangan harga beras yang cenderung meningkat.

Sudah Menawarkan

Bahkan, kata Miftachul, Bulog juga sudah menawarkan ke masing-masing Pemda di DIY untuk digelar operasi pasar. Dalam seminggu ini, harga beras kembali naik cukup tinggi.

Sehubungan dengan kenaikan itu, ia sempat menawarkan ke masing-masing Pemda jika mereka menghendaki operasi pasar.

'' Tapi tentu saja lewat mekanisme, yaitu Gubernur DIY meminta persetujuan dari Menteri Perdagangan,'' jelas Miftachul.

Atas tawaran Bulog itu, Pemda DIY sudah memberi jawaban bahwa DIY belum akan meminta digelarnya operasi pasar. ''Karena mereka belum meminta, kami juga tidak akan melakukan. Yang jelas, stok beras Bulog mencukupi jika harus menggelar operasi pasar, '' kata Miftachul.

Menurutnya, naiknya harga beras yang terjadi saat ini lebih disebabkan stok beras di tingkat petani semakin tipis. Akibat musim kemarau yang panjang, petani telah kehilangan satu musim masa tanam. Musim panen depan, kata dia, diperkirakan baru akan dilakukan pada sekitar Maret 2007.

Dari pantuan Suara Merdeka di Yogyakarta, harga beras di DIY terus membubung dalam seminggu terakhir. Kenaikkan harga rata-rata mencapai Rp 600 hingga Rp 1.000 setiap kilogramnya. Kondisi demikian ini, sempat membuat warga mengeluh.(sgt-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA