SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Senin, 11 Desember 2006

JAKARTA-Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mengupayakan pemberlakuan pajak bagi sektor ritel pada Desember 2006. Namun pajak ini tidak berlaku bagi UKM, karena usaha ini berada di luar kewajiban membayar pajak. 

SEMARANG-Pembangunan jalan tol Semarang-Solo dirasakan pengusaha sudah sangat mendesak. Apalagi rencana itu sudah berjalan lebih dari tiga tahun, tapi belum juga terlaksana.

SEMARANG-Seiring penurunan BI rate di posisi 9,75%, kecenderungan penurunan suku bunga pinjaman Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Semarang diperkirakan baru akan terlihat 3-6 bulan mendatang. Respons itu disandarkan pada base lending rate sesuai prinsip bisnis BPR. Di sisi lain, nilai suku bunga deposito, dengan jangka waktu 6-12 bulan, masih tinggi. Karenanya perlu waktu untuk penyesuaian.

SEMARANG-Pameran komputer berserta perlengkapannya bertajuk "Comfuture 2007", berhasil membukukan transaksi sebanyak Rp 6 miliar. Dalam pameran yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (DPD Apkomindo) Jateng, di Atrium Java Supermal, 6-10 Desember 2006 itu, notebook (laptop) dan flash disk menjadi produk primadona.

UNGARAN-Aset modal Bank Syariah Mandiri (BSM) saat ini mencapai Rp 9,18 triliun. Bank yang berdiri tujuh tahun lalu itu, awalnya hanya bermodal Rp 448 miliar. Jumlah kantor cabang juga mengalami perkembangan cukup signifikan.

JAKARTA-Lima sektor industri, yaitu telekomunikasi, semen, rokok, perbankan dan energi, tahun depan masih menjadi primadona . Pasalnya, potensi pertumbuhan kelima sektor ini tetap tinggi.

JAKARTA-Selama 58 tahun, sistem akuntansi keuangan yang dilakukan departemen dan lembaga negara dalam pelaporan keuangan masih kacau. Hal ini terjadi, karena kurangnya tenaga ahli akuntansi yang handal dalam pembukuan di setiap instansi tersebut.

SEBUAH perusahaan roti merek ''Roti Kecil'' di Kota Bengawan yang didirikan tahun 1982, memasuki era baru dalam manajemen. Perusahaan yang semula berawal dari industri rumahan di Jalan Turisari, Solo itu kini berkembang pesat dengan manajemen modern.

JAKARTA-Untuk kali pertama dalam sejarah Indonesia, laporan keuangan negara disajikan begitu komprehensif. Pasalnya, pertanggungjawaban pelaksanaan APBN dalam bentuk laporan keuangan yang sudah menyeluruh dan mencakup penyajian neraca, laporan arus kas (LAK), catatan laporan keuangan (CaLK) dan laporan realisasi anggaran (LRA).

SEMARANG-Untuk mewujudkan pembangunan berskala besar, diperlukan fokus pengembangan usaha mikro. Sayangnya, lembaga keuangan formal (bank) hampir tidak menyentuh usaha mikro, sehingga perkembangannya terhambat. Ketua Umum Persatuan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Nasional Said Hartono mengatakan hal itu dalam acara Mukerda Kosgoro, di Hotel Grasia, belum lama ini.

YOGYAKARTA-Mendapatkan alternatif pendapatan dari usaha sampingan, merupakan impian sebagian besar orang yang ingin cepat kaya. Bagi orang kreatif dan memiliki mental usahawan, membangun usaha sampingan merupakan hal mudah dan penuh tantangan. Namun sebagian lagi justru merasa kesulitan mengembangkan usaha sampingan. Padahal alasan itu sebenarnya tidak perlu diungkapkan, karena semuanya bisa diatasi dengan kemamuan keras dan menejeman yang teliti dan teratur.

JAKARTA-Pertumbuhan kartu kredit di Indonesia terus meningkat, berkisar 20-30 persen per tahunnya. Sampai dengan bulan Juni 2006, berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah kartu kredit yang beredar mencapai 8,5 juta kartu dengan total kredit yang dikeluarkan sebesar Rp 18.3 triliun. Total transaksi kartu kredit dalam satu tahun (data tahun 2005) mencapai 98 juta transaksi dengan nilai nominal lebih dari Rp 55 triliun. 

PERUMAHAN Klipang Persada Mas yang berlokasi di Klipang berencana membangun 88 rumah. Ida, penjaga stan, menuturkan, konsep pembangunan adalah rumah minimalis tanpa pagar. Fasilitas, antara lain kolam renang, taman bermain, keamanan selama 24 jam, listrik 1.300 watt, dan air artetis. Selama pameran, pengembang memberikan kemudahan bagi konsumen dengan hanya memberikan tanda jadi Rp 500.000. Mereka akan mendapatkan bonus Flexi Home. (H10-33)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA