| Senin, 11 Desember 2006 | OLAHRAGA |
Lintas ArenaSSS Rebut Piala AdityaSEMARANG- Trofi Aditya direbut oleh SSS setelah dalam final di lapangan Sidodadi, kemarin, mengalahkan Putra Mandiri 1-0. Gol semata wayang SSS diciptakan oleh M Taufik menit ke-30 melalui titik penalti. Kebahagiaan SSS makin lengkap dengan terpilihnya Taufik sebagai pemain terbaik turnamen itu. Juara III diraih Persikas Kabupaten Semarang yang mengalahkan Gelora Jatidiri 3-0 berkat gol Chusnul A pada menit ke-42, Bayu Pradana (49, 69). Penghargaan untuk pencetak gol terbanyak diraih Edi Susanto yang membukukan enam gol. Turnamen sepakbola kelompok umur 17 tahun (U-17) Piala Aditya I digelar sejak 18 November lalu, diikuti 16 tim terbaik dari eks karesidenan Semarang. Pertandingan dimainkan tiap Sabtu-Minggu. Nama Aditya diambil untuk menghormati pemain yunior Semarang, Aditya Noviandika yang meninggal di Jakarta ketika tengah berlatih tahun 2004 lalu. Aditya merupakan pemain terbaik nasional 2004. (F3-40) Kompol Syaiful Fajar Juara SEMARANG- Komisaris Polisi (Kompol) Ir Syaiful Fajar menjuarai turnamen catur tahunan Kalibanteng Club Cup III yang digelar di SDN Bojong Salaman 1, kemarin. Turnamen diikuti oleh 44 pecatur dari berbagai daerah se Jateng, menggunakan sistem catur cepat tujuh babak. Syaiful Fajar mengumpulkan nilai enam, tidak terkalahkan dalam tujuh babak yang dimainkannya. Pada babak terakhir, dia mengalahkan rekannya, Master Nasional (MN) Marwanto yang akhirnya menjadi runner up dengan nilai lima. Posisi ketiga ditempati Aprianto yang juga meraih nilai lima namun kalah dalam skor progresif. Ketua panitia, Ir Dharmadi menjelaskan turnamen Kalibanteng Club Cup dilaksanakan sebagai ajang agar di Semarang tidak vakum kejuaraan catur. Selain menerima trofi, para juara juga mendapat uang pembinaan. (F3-40) Hadiah Rumah Direbut Oliva Sadi JAKARTA- Oliva Sadi mencatat waktu 35,18 detik dan menjadi yang terbaik dalam lomba lari Agraria 10-K di Jakarta, kemarin. Atas keberhasilan itu, dia berhak menerima hadiah rumah tipe 31/72 di Griya Serpong Asri, plus uang tunai Rp 7,5 juta. Sedangkan pelari asal Jateng yang kini memperkuat Kalimantan Timur, Rini Budiarti harus puas menempati urutan kedua. Rini hanya mencatat waktu 36,59 detik. Feri Marince Subnafeu yang juga pelari pelatnas SEA Games 2007 berada di peringkat tiga dengan waktu 37,44 detik. Di kelompok putra, Jauhari Johan dari Sumatera Selatan mencatat waktu 31,33 detik. Dia menjadi yang terbaik dan berhak atas hadiah rumah tipe 31/72. Dua pelari Jateng masing-masing Agus Prayogo (31,48 detik) dan Noce Matital (32,33 detik) berada pada urutan kedua dan ketiga. Jauhari Johan dan Oliva berhasil menyisihkan sekitar 10 ribu pelari lainnya. Lomba lari Agraria 10-K dilepas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto dan Ketua Panitia Lomba Ir Arief Setiabudi Canny. (D3-40) |