| Senin, 11 Desember 2006 | OLAHRAGA |
Luluk/Alvent Gagal Persembahkan EmasDOHA - Ganda putra Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto gagal melanjutkan langkah tunggal putra Taufik Hidayat untuk menambah jumlah emas Indonesia dari cabang bulu tangkis setelah kalah pada final Asian Games ke-15 Doha 2006, Sabtu (Minggu dinihari). Dalam pertandingan yang berlangsung di Gedung Aspire, Sport City, Doha, Luluk/Alvent ditundukkan pasangan Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, dua set langsung, 21-13 21-14 dalam waktu kurang dari setengah jam. "Saya sangat kecewa dengan hasil ini meskipun kami masih bisa merebut medali perak," kata Alvent dengan wajah lesu. Sudah dua tahun pasangan yang pernah menjadi peringkat satu dunia itu puasa gelar dan sebenarnya mereka berharap untuk kembali bangkit, diawali dengan medali emas pada AG 2006 itu. Akan tetapi mereka tidak mampu menahan gelombang serangan cepat dan tajam yang diperagakan oleh Koo dan Tan. Luluk/Alvent pun tampak seperti kehilangan akal di lapangan. Berkali-kali mereka melakukan kesalahan yang membuat lawan mendulang angka demi angka dengan mudah. "Kami sudah mencoba bermain agak santai, terutama pada set kedua, untuk menemukan ritme permainan kami. Tetapi mereka terus menyerang dan bermain lebih baik daripada kami malam ini," tutur Alvent. "Usaha kami selalu digagalkan karena semua bola kami telah terbaca oleh mereka," lanjutnya. Sementara itu, medali emas yang diraih Malaysia merupakan medali pertama dari cabang bulu tangkis setelah AG Bangkok 1970. Saat itu Malaysia merebut dua medali emas dari tunggal putra dan ganda putra. "Kami sangat gembira. Sebelumnya kami diberi target untuk bisa membawa pulang medali, apapun jenisnya. Ternyata malah dapat emas," ujar Koo yang terlihat sangat berbahagia itu. "Kami sempat agak tegang pada set kedua, tetapi strategi yang kami terapkan kemudian ternyata berhasil dengan baik," lanjutnya. Medali perunggu ganda putra AG 2006 direbut oleh pasangan Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan dan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dari Korea Selatan. (ant-28) |