logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 07 Desember 2006 MURIA
Line

Diberi Tanda, Tanah yang Telah Dibeli untuk PLTU

REMBANG - Sekretaris Tim Sembilan Pemkab Rembang, Subhakti, mengatakan PT Arconie Engineering - konsultan PLN - dalam waktu dekat akan mengadakan studi tentang gelombang, arah angin, dan konstruksi tanah di lokasi bakal PLTU Leran-Terahan di Kecamatan Sluke.

Agar studi tersebut tidak mendapat tentangan dari masyarakat, pihaknya bersama PT PLN akan segera memasang papan tanda peringatan di tanah-tanah warga yang telah dibeli untuk PLTU itu.

Pemasangan tanda tersebut juga diharapkan memuluskan proses pembebasan lahan dan pengukuran tanah, sehingga tidak ada lagi gangguan berupa demonstrasi massa.

''Kami sebenarnya kemarin akan mengukur tanah di lahan-lahan yang sudah kami beli. Tetapi, warga menolak. Kami akhirnya menunda dulu pekerjaan pengukuran,'' katanya, Rabu (6/12) kemarin.

Dia berharap, pemasangan papan peringatan di tanah-tanah yang telah dibeli itu akan menghalangi warga desa beraktivitas, termasuk bercocok tanam, di lahan tersebut.

Pemberitahuan

''Sejauh ini masih ada warga yang beraktivitas. Setelah papan peringatan dipasang, mereka nantinya tidak boleh lagi beraktivitas di atas tanah-tanah itu,'' tegasnya.

Subhakti, yang juga kabag Pemerintahan Pemkab Rembang, mengatakan pihaknya akan melayangkan surat pemberitahuan kepada warga Leran dan Terahan, guna menjelaskan tanah-tanah mana saja di kedua desa itu yang telah dibebaskan untuk PLTU. ''Dalam surat pemberitahuan itu akan kami lampirkan fotokopi kuitansi pembelian tanah-tanah warga oleh PT PLN,'' tambahnya. (H19-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA