| Kamis, 07 Desember 2006 | SEMARANG |
Operasi Sapu Jagat di Sembir Bocor
SALATIGA- Polres Salatiga, Selasa (5/12) malam, menggelar operasi Sapu Jagat yang dipusatkan di kompleks prostitusi Sarirejo atau yang lebih dikenal dengan nama Sembir, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo. Sasaran operasi yang dimulai pukul 21.00 itu adalah senjata tajam, minuman keras (miras), dan bahan peledak. Namun, operasi diduga telah bocor karena petugas tidak menemukan minuman keras di kafe-kafe. Hal itu berbeda dengan hari-hari biasa di mana pengunjung lokalisasi itu bisa dengan mudah mendapatkan minuman beralkohol. Para pemilik kafe diduga telah menyembunyikan minuman memabukkan itu sebelumnya. Saat digelar operasi tidak banyak pekerja seks komersial (PSK) yang tampak di depan rumah seperti hari biasa. Mereka lebih memilih berada di dalam kamar, meskipun tidak melayani para hidung belang. Dari beberapa tempat yang dioperasi, hanya terlihat beberapa orang yang sedang menemani tamunya. Petugas gabungan dari Polres Salatiga hanya menemukan dua kardus miras dengan kadar alkohol di atas 15%. Kapolres Salatiga AKBP Rahardjo SH melalui Kabag Bina Mitra Polres Kompol Agus Suryanto mengatakan, operasi digelar dalam rangka antisipasi tindak kejahatan menjelang Hari Natal dan tahun baru. Tak Mengakui Secara terpisah, Kabag Hukum Pemkot Salatiga Suroso Kuncoro SH menyatakan keberatan jika kompleks prostitusi Sembir disebut sebagai lokalisasi. Dengan penyebutan tersebut, berarti Pemkot melegalkan beroperasinya kompleks prostitusi. "Secara fakta lokalisasi tersebut memang ada, namun secara yuridis formal kami tidak pernah mengakui keberadaannya alias liar," katanya. Karena keberadaan tempat itu liar, maka pemkot harus terus mengadakan operasi dan pemantauan agar tidak terjadi lagi praktik prostitusi. Menurutnya, merujuk Perda Nomor 62 Tahun 1954 Pasal 4, di Salatiga tidak ada tempat untuk percabulan. (H23-37) |