logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 07 Desember 2006 SEMARANG
Line

Belum Semua Warga Bedhol Dusun

DEMAK- Dari 206 keluarga Dusun Rejosari Senik, Desa Bedono, yang kampungnya tergenang rob, baru 23 keluarga yang menempati lahan relokasi. Mereka belum pindah, lantaran tidak memiliki uang untuk membangun rumah di tempat yang baru.

Hal itu disampaikan warga yang sudah lama ingin bedhol dusun saat Bupati H Tafta Zani berkunjung ke lokasi tersebut, bersama pejabat Pemkab dan Camat Sayung Eddi Djatmiko. Dalam APBD 2006 telah dialokasikan dana bantuan, masing-masing keluarga mendapat Rp 1 juta. Secara simbolis Bupati menyerahkan bantuan kepada warga dan bantuan untuk masjid.

Lahan relokasi berada di Dusun Daleman, Desa Gemulak dan Dusun Badong, Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung. Di tempat itu baru sekitar 23 bangunan yang selesai. Sementara lainnya ada yang masih berupa fondasi rumah, dan ada pula yang dalam proses pengerjaan bangunan.

Warga Rejosari Senik, Rahmah (35), yang telah menempati rumah barunya menuturkan, kebanyakan tetangganya memilih bertahan di kampung yang tergenang air rob, karena tidak punya uang untuk pindah. Selama ini warga yang kebanyakan sebagai nelayan itu, terfokus membangun rumah di tempat barunya. Untuk membangun rumah sederhana itu, ia harus mengeluarkan dana sebesar Rp 5 juta. ''Ini suami saya yang membangun dengan bergotog royong.''

Warga lainnya, Ahmad (44), mengaku belum bisa pindah, karena rumah barunya belum jadi. Sebagian material untuk mendirikan rumah berukuran 10 x 6 meter itu merupakan sisa rumahnya di Rejosari Senik, dan sebagian lainnya mencari sisa bangunan fondasi yang dibantu oleh pemerintah pusat. (H1-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA