| Kamis, 07 Desember 2006 | SEMARANG |
Kematian Ayam akibat Flu Burung MeluasGROBOGAN - Kematian ayam yang diternakkan beberapa warga di Kabupaten Grobogan, kini semakin meluas. Tidak hanya ratusan ayam milik warga Karanganyar, Ngraji Purwodadi, Godong, Grobogan, Jono Tawangharjo, Dakoro, Wirosari yang mati akibat terserang virus Avian influenza (AI), tetapi 100 ekor ayam milik penduduk di Kuripan, Purwodadi, juga mati akibat terserang virus tersebut. Beberapa warga di sekitarnya khawatir, karena kematian ayam itu tidak seketika. Setiap hari 10-20 ekor ayam mati mendadak. Kejadian ini berlangsung pada 4-6 November lalu. Gara-gara kematian ayam yang terus menerus tersebut, warga curiga adanya serangan flu burung. Karena itu, mereka melaporkan kasus tersebut ke kelurahan. Oleh pihak kelurahan, laporan warga itu langsung diteruskan ke Dinas Peternakan dan Perikanan. Beberapa tim dari Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan bergegas menuju tempat kejadian dan memeriksa ayam yang mati dengan Rapid Test. Dari beberapa bangkai ayam yang diperiksa, ditemukan adanya indikasi serangan virus AI. Bangkai ayam tersebut diminta dikubur dan dibakar, sehingga virusnya tidak menular ke manusia maupun ayam yang lain. Dinas juga memberikan vaksinasi terhadap semua ayam yang masih sehat di sekitar tempat kejadian. Selain itu, mengadakan penyemprotan ke kandang-kandang ayam dengan menggunakan disinfektan. Harus Dibakar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dokter hewan Riyanto yang memimpin pemeriksaan mengatakan, sejumlah ayam yang mati itu antara lain milik Paiman 20 ekor, Kasno 15 ekor, Ramidi 10 ekor, Suwardi 10 ekor, Rawi 10 ekor, Purnomo 15 ekor, Haryono 15 ekor, dan Rohmad 20 ekor. Riyanto mengatakan, ayam yang mati memang harus dibakar, karena virus tersebut tidak akan mati kalau tidak dibakar. Karena itu, setiap ada ayam yang mati, baik karena serangan penyakit biasa maupun AI, sebaiknya langsung dikubur dan dibakar, sehingga virusnya tidak menjalar pada ayam yang lain. Sementara itu, kabar kematian ayam di Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi, tidak ditemukan. Tim yang mengecek ke desa ini tidak mendapati laporan adanya kematian ayam akibat flu burung. Beberapa hari sebelumnya ratusan ekor ayam milik warga Ngraji, Purwodadi, mati akibat serangan virus AI. (A23-37) |