| Kamis, 07 Desember 2006 | SEMARANG |
Korban Kecelakaan Peroleh BantuanKENDAL- Lima korban tewas dalam kecelakaan tunggal yang menimpa truk H-9461-NC di jalan tembus Kaliwungu-Ngampel, Kendal, tepatnya di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, memperoleh bantuan uang duka dari Pemkab. Masing-masing keluarga korban mendapat uang santunan Rp 1 juta. ''Bantuan uang duka telah kami berikan secara langsung kepada korban di rumah masing-masing, pada Senin (5/12). Mereka adalah keluarga korban Mustadi (38), guru sekolah dasar, Anwar (45), Surani (75), dan Sapuan (70), keempatnya warga Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel, serta Mahfud alias Gluput (65), warga RT 2 RW 3 Desa Tunggulsari, Brangsong,'' kata Kabag Kessos Kendal Drs Biyanto di kantornya, kemarin. Seperti diberitakan, truk Sari Wortel H-9461-NC yang mengangkut 50 rombongan pengantar haji, Minggu (3/12), pukul 15.00 mengalami kecelakaan tunggal di jalan tembus Kaliwungu-Ngampel. Musibah itu mengakibatkan lima penumpang tewas dan belasan lainnya luka berat dan ringan. ''Selain itu, kami juga berencana memberikan uang santunan untuk biaya perawatan bagi para korban luka. Mengenai besaran bantuan biaya perawatan yang akan diberikan, kami berkoordinasi terlebih dulu dengan Bupati melalui Plh Sekda Mulyadi SH MM,'' kata Biyanto didampingi Kasubag Kessos Sumaryatmo. Berdasarkan catatan sementara, jumlah korban luka 13 orang. Hingga kemarin, mereka masih dirawat di beberapa rumah sakit. Yaitu, RSUD Dr Soewondo Kendal empat orang, RSUP Dr Kariadi Semarang (2), RS Darul Istiqomah Kaliwungu (2), rumah bersalin (RB) Baitul Hik mah Gemuh (1), RB Ummu Rohmah di Srogo Brangsong (1), serta tiga pasien dirawat di sangkal putung Brangsong. Tersambar Petir Selain memberikan bantuan kepada korban kecelakaan, lanjutnya, melalui dana serupa Pemkab juga telah menyerahkan bantuan uang duka kepada dua korban tewas akibat tersambar petir saat memanjat pohon durian di Dukuh Brayu, Desa Kertosari, Singorojo. Yaitu keluarga Mursalim (16) dan Maulana (14). Uang santunan Rp 1 juta/korban. ''Kami juga telah memberikan uang santunan Rp 2 juta kepada Repi (80) penduduk Desa Kertosari, Singorojo, yang beberapa waktu lalu rumahnya ludes akibat musi bah kebakaran. Akibat terbakarnya rumah papan kayu miliknya itu, korban mender ita kerugian Rp 30 juta. Untuk korban tewas kecelakaan, tewas tersambar petir, dan rumah terbakar, kami telah menyalurkan uang bantuan Rp 9 juta, '' jelasnya. (G15-37) |