logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 07 Desember 2006 SEMARANG
Line

500.000 Kendaraan Jejali Jalan Tiap Hari

SEMARANG- Penggunaan kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor di Kota Semarang ternyata menyumbang kemacetan cukup tinggi. Selain kendaraan yang beroperasi di dalam kota, jalan-jalan utama paling tidak dijejali tak kurang dari 500.000 kendaraan yang keluar-masuk, dari dan ke kota tetangga. Sebagian besar penglajo menjadi salah satu faktor penyumbang keruwetan lalu lintas.

Hasil penelitian Laboratorium Transportasi Fakultas Teknik Unika Soegijapranata menggambarkan, dalam sehari rata-rata 230.567 unit kendaraan masuk ke Kota ATLAS. Hampir bersamaan, perlintasan jalan-jalan utama menjadi penuh dengan kendaraan keluar kota yang mencapai 217.201 unit per hari.

Survei jalan itu dilakukan dengan mengambil sampel di empat ruas jalan utama sebagai pintu masuk kota, yakni Semarang - Ungaran, Semarang - Kendal, Semarang - Demak, dan Semarang - Purwodadi.

''Penglajo itu sebenarnya bisa dikatakan warga kota pinggiran Semarang yang bekerja di dalam kota, atau warga kota yang bekerja di pinggiran kota. Mereka yang mengendarai kendaraan pribadi cukup banyak, biasanya adalah warga dari kawasan perumahan-perumahan,'' ujar Djoko Setijowarno, peneliti dari Laboratorium Transportasi Unika, kemarin.

Staf pengajar jurusan Teknik Sipil itu menambahkan, 70 persen kendaraan yang beroperasi adalah kendaraan pribadi. Kondisi ini kurang lebih sama dengan yang dialami Yogyakarta yang penggunaan kendaraan pribadi mencapai 65%.

Di jalan menuju Ungaran misalnya, setidaknya ada 7.127 mobil yang beroperasi dan 12.367 motor yang lalu lalang di jalan utama itu setiap hari. Jumlah itu tak sebanding dengan angkutan minibus yang hanya ada 339 unit dan 489 bus besar.

''Mestinya mulai ada pemindahan beban lalu lintas (penumpang dan barang) dengan mengumpulkan penumpang pada satu kendaraan dengan kapasitas yang besar. Ini sangat penting, terutama di wilayah regional Kedungsapur (Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga dan Purwodadi-red),'' ujarnya. (H12, H9-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA