| Rabu, 06 Desember 2006 | NASIONAL |
SOSOKDiplomasi Kemanusiaan
DEPARTEMEN Luar Negeri ikut bergerak pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di Jateng dan Yogyakarta. Strategi penggalangan dana di luar negeri pun dilakukan dengan berbagai cara. Sekjen Deplu Imron Cotan bahkan rela melelang suaranya di beberapa negara untuk keperluan itu. "Istilahnya diplomasi kemanusiaan. Jadi, tidak boleh malu kalau ingin dapat uang," ujarnya di Klaten, belum lama ini. Dubes Indonesia untuk Australia 2003-2005 itu menandaskan, diplomasi kemanusiaan akan terus dia lakukan sampai proses rehabilitasi selesai. Dia berpandangan, wilayah gempa tidak berarti kehilangan potensi. Justru, para warga korbannya harus lebih bersemangat. Saat gempa di Jateng dan DIY, Deplu baru berkonsentrasi menggalang dana untuk rekonstruksi Nias dan Aceh pascatsunami. Di matanya, Klaten dan Yogyakarta sangat memiliki arti. Sebab saat kuliah dan penelitian skripsi, dia menghabiskan waktunya di dua wilayah tersebut. Dengan demikian, ada hubungan emosional. "Hampir saja saya jadi orang Klaten. Karena nyaris punya istri di sini, tetapi nasib berbicara lain." (Achmad Hussain-60j) | ||||