logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 06 Desember 2006 KEDU & DIY
Line

40 Siswa SDN 1 Banyuurip Kena Cacar Air

TEMANGGUNG - Sedikitnya empat puluh siswa SD Negeri 1 Banyuurip, Kelurahan Banyuurip, Temanggung terkena cacar air. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini menyerang para siswa kelas I hingga VI.

"Mulanya hanya beberapa siswa saja yang terkena cacar air, tetapi kemudian semakin lama kian bertambah dan hingga kini kalau ditotal semuanya ada sekitar 40 siswa," kata Hermin Tri Lestari, guru di sekolah tersebut, kemarin.

Kendati demikian, sambung dia, sebagian dari siswa itu kini telah sembuh dan dapat kembali mengikuti pelajaran di sekolah sebagaimana biasa. Adapun yang belum dapat bersekolah, hingga kemarin hanya tinggal empat siswa saja.

Dikatakan, setiap tahun di sekolahnya pasti terdapat siswa yang terkena penyakit cacar air ini. Akan tetapi, pada tahun ini dirasa jumlahnya paling banyak.

"Tidak tahu kenapa, tahun ini jumlahnya mencapai puluhan siswa, padahal biasanya paling banyak satu sekolahan hanya lima hingga enam siswa saja. Karena itu, kalau ada vaksin untuk mencegah virus ini, kami minta saat pergantian musim seperti ini para siswa dapat divaksin," tuturnya.

Dia mengungkapkan, setelah ada beberapa siswa yang terkena penyakit cacar air, pihak sekolah lalu memberitahukan agar mereka tidak masuk sekolah dahulu. Demikian pula, bagi siswa yang telah merasakan gejala-gejala terkena penyakit itu diperbolehkan untuk istirahat di rumah.

"Karena para siswa umumnya telah mengetahui gejala-gejala terserang cacar air, yakni badan rasanya demam dan lesu (nggregesi) serta mulai tumbuh bintik-bintik di wajah ataupun badannya," tambahnya.

Dikatakan, dengan istirahat di rumah, diharapkan sakit mereka akan segera sembuh dan tidak menular ke siswa lain. Namun demikian, diperkirakan, di rumah mereka tidak istirahat total, melainkan tetap bermain-main dengan teman-temanya sehingga penyakitnya pun menular kepada yang lain.

Sementara itu, diperoleh keterangan, penyakit cacar air juga menyerang para siswa SDN Butuh dan Jampiroso. Bahkan total jumlah siswa yang terkena penyakit tersebut di kedua sekolahan mencapai sekitar seratus siswa. (H24-39v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA