| Rabu, 06 Desember 2006 | KEDU & DIY |
95 Mahasiswa Unsiq Peroleh BeasiswaWONOSOBO - Ketua DPD Partai Golkar Wonosobo, Heru Irianto SE menilai pemberian beasiswa bisa menjadi pemicu sekaligus pemacu seseorang untuk memperoleh pendidikan yang lebih tinggi, sehingga pemberian beasiswa akan sangat bermanfaat bagi siapa pun untuk memperdalam ilmu pengetahuan. Hal itu disampaikan Heru Irianto, ketika melakukan penandatanganan kerja sama antara Majlis Dakwah Indonesia (MDI) DPD Partai Golkar Wonosobo dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unsiq, Senin kemarin. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Heru Irianto dan Rektor Unsiq Jateng, Prof H Zamakhsyari Dhofier MA, di aula Al Ala, kampus Kalibeber. Mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unsiq Jateng yang memperoleh beasiswa tersebut sebanyak 95 orang. Mahasiswa penerima bea siswa tersebut tidak dibedakan dengan mahasiswa reguler. Mereka bukan mahasiswa ekstensi. Rektor Unsiq Prof Zamakhsyari menyebutkan bahwa sampai saat ini mahasiswa Indonesia yang mempelajari teknologi berkisar 29 persen. Adapun yang mempelajari ilmu sosial, agama, budaya dan lainnya mencapai 71 persen. Sehubungan dengan itu, di masa mendatang diharapkan agar pengembangan teknologi bisa lebih ditingkatkan, sehingga bisa semakin kompetitif. Sangat Efektif "Sekarang ini, RRC misalnya, tiap tahun meluluskan 600.000 sarjana teknik. Dengan itu, di masa mendatang RRC akan lebih maju di bidang teknologinya dibandingkan dengan negara lain". Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Bambang Sadono SY SH MH menilai, pers sangat efektif untuk menyebarluaskan informasi dakwah, sehingga dakwah akan efektif bila mau memanfaatkan media massa. Menyinggung fungsi edukasi pers, mantan Ketua PWI Jateng/Sekretaris PWI Pusat ini mengaku sering kecewa terhadap media massa yang terkadang tidak mendidik. (P55-24) |