logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 05 Desember 2006 OLAHRAGA
Line

Andy/Koko Lewati Adangan Pertama

DOHA - Smes-smes keras dari pasangan Indonesia Andy Ardiansyah/Koko Prasetyo tidak mampu ditahan oleh pasangan tuan rumah Saeed Al Jamani/Ziad Benlouaer pada pertandingan putaran kedua bola voli pantai Asian Games Doha 2006, Senin.

Meski ratusan suporter tuan rumah - sebagian besar anak-anak usia Sekolah Dasar dan membawa bendera negara Teluk itu - memenuhi arena bola voli pantai Sport City, Doha, dan terus mendukung atlet mereka namun Andy/Koko tak tergoyahkan dan menang 24-22, 21-15.

Pertandingan pertama berlangsung seru saat kedua tim saling menyerang melalui smes tajam dan trik penempatan bola yang membuat penonton bersorak kagum.

Kejar-mengejar angka pun terjadi hingga kedudukan 22-22. Namun kemudian pasangan Indonesia yang menempati peringkat ke-88 tur dunia itu berhasil merebut dua angka beruntun dan smes Koko mengakhiri set pertama.

''Pada set pertama kami masih beradaptasi dengan kondisi lapangan karena ini pertandingan pertama. Selain itu teriakan suporter Qatar juga membuat kami gugup,'' kata Koko usai pertandingan yang berlangsung selama 46 menit itu.

Lebih Tenang

Namun di set kedua Andy/Koko mulai menemukan bentuk permainan mereka dan tampak lebih tenang di lapangan. Setelah angka sempat imbang 6-6, mereka langsung melaju dan unggul cepat 19-11. Sebuah smes Koko yang tidak dapat ditahan dengan baik oleh Saeed Al Jamani mengakhiri pertandingan untuk kemenangan Indonesia.

''Kemampuan pasangan Qatar itu masih jauh di bawah kami dan set kedua membuktikan itu,'' kata Koko mengenai performa lawan mereka tersebut.

Pertandingan berikutnya yang harus dijalani Andy/Koko akan semakin berat karena pada putaran ketiga, Rabu (6/12) mereka akan menghadapi pasangan China, Wu Penggen/Xu Linyin.

Sebelumnya, pasangan peringkat keenam dunia itu menang 21-11, 21-14 atas Yaqoob Al Maqbali/Ibrahim Al Farsi dari Oman. (ant-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA