| Selasa, 05 Desember 2006 | NASIONAL |
Catatan dari Brisbane (2)Bentuk Agen Pemasaran, Setahun Sedot 5,5 Juta Turis
TAK dipungkiri, pariwisata di Kota Brisbane mengalami kemajuan pesat. Tingkat pertumbuhan tamu (turis) dengan berbagai kepentingan pada 2005 mencapai 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski tak semua yang datang murni berlibur, toh tetap menyempatkan diri untuk melihat-lihat kota pemilik sungai sepanjang 90 km dengan lebar 200-400 m, yang membentang dari Gunung Crosby Weir hingga Morotan Bay itu. Tentu, mereka tak sekadar melihat-lihat. Namun, ada uang yang dirogoh dari kocek untuk sekadar membeli cendera mata dan oleh-oleh di kawasan Queen Street Mall dan South Bank, makan di restoran, menikmati kenyamanan angkutan kota baik bus (darat) maupun City Cat dan City Ferry (Sungai Brisbane), serta mengunjungi berbagai tempat hiburan. Belum lagi, kalau mereka mendaki Story Bridge, salah satu jembatan yang melintas di atas Sungai Brisbane. Petualangan mendaki konstruksi jembatan yang menjulang setinggi 80 meter di atas permukaan sungai tersebut baru dibuka tahun ini. Dalam setahun hingga akhir Desember 2005, sebanyak 866.581 turis dari luar negeri datang di Ibu Kota Negara Bagian Queensland tersebut. Persentasenya mencapai 41% dari semua turis manca yang ke Queensland. Jika dihitung sejak 2001, menunjukkan angka pertumbuhan rata-rata 4% per tahun. Dari jumlah itu, 475.858 atau 55% di antaranya untuk berlibur, 254.519 ( 29%) mengunjungi teman dan sanak saudara, sedangkan 91.806 (11%) keperluan bisnis. Sementara, untuk pengunjung domestik mencapai 4.581.000 atau 28% dari yang datang ke Queensland. Dari jumlah itu, 1.221.000 atau 27% di antaranya berlibur, 1.917.000 (42%) mengunjungi teman dan sanak saudara, sedangkan1.055.000 (23%) untuk kepentingan bisnis. Setelah Brisbane, disusul Gold Coast (21%) dan Sunshine Coast (17%). Berbagai data tersebut terekam oleh Brisbane Marketing, yang berkantor di 15 Adelaide Street lantai 12. Institusi itu adalah agen/lembaga resmi yang bertugas mempromosikan kota yang hidup dan sibuk dengan penduduk sekitar 1,6 juta jiwa tersebut, sebagai pilihan tempat untuk pertemuan, mengisi waktu luang, investasi, dan event berskala internasional. Brisbane Marketing terbentuk pada Oktober 2000, dengan tiga organisasi pemasaran, yakni The Brisbane Convention and Visitors Bureau, City Heart Business Association (Queen Street Mall), dan The Valley Business Association (Brunswick Street Mall dan Chinatown Mall). Pada Juni 2006, Wali Kota Campbell Newman memerger Brisbane Marketing dengan Velocity Brisbane-lembaga daya tarik investasi kota. Organisasi baru itu mulai efektif 1 Juli 2006, dikenal dengan nama Brisbane Marketing. Institusi itu memiliki 40 staf yang bekerja penuh waktu. Mereka merupakan para profesional di bidang tata suara dan lampu, pemasaran, humas, media, desain, pariwisata, dan manajemen. Belanja Turis Menurut Public Relations Brisbane Marketing, Genevieve Atkinson, secara umum uang yang dibelanjakan turis domestik di Queensland (di luar biaya penerbangan dan transportasi jarak jauh) mencapai 9.508 juta dolar Australia atau sekitar Rp 68,457 triliun sepanjang tahun 2005. Sementara yang dibelanjakan turis dari luar sebesar 2.781 juta dolar Australia atau Rp 20 triliun lebih. "Dari jumlah itu, yang dibelanjakan turis dosmestik di Brisbane mencapai 1.725 juta dolar Australia (sekitar Rp 12,4 triliun-Red), sedangkan turis dari luar membelanjakan 740 juta dolar Australia (sekitar Rp 5,3 triliun)," jelasnya. (Setiawan HK-46) | ||||