| Selasa, 05 Desember 2006 | SEMARANG |
Dijambret, Dua Mahasiswi JatuhSEMARANG - Lantaran berusaha mempertahankan tas yang dirampas penjambret, dua mahasiswi Akademi Sekretaris Marsudirini (ASM) Semarang jatuh dari sepeda motornya, Senin (4/12) pukul 11.00. Bahkan salah seorang korban yakni Hertias (19), terpaksa dilarikan ke RS St Elisabeth untuk perawatan akibat luka yang dideritanya. Kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Yupiter warna merah kabur. Sementara Eka Sukanti (21), warga Jl Borobudur Utara II RT 9 RW 3, Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Semarang Barat, yang saat itu bersama korban, kemudian melaporkan kejadian itu ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polwiltabes. Kepada petugas, Eka menuturkan peristiwa bermula saat dirinya bersama Hertias bermaksud mengerjakan tugas kuliah. Seusai jam kuliah, keduanya berboncengan sepeda motor hendak menuju ke rumah Eka. Saat itu, Hertias memegang kemudi sedangkan Eka duduk di belakangnya. Setibanya di Jl Borobudur Raya, tiba-tiba mereka dipepet dua pria tak dikenal mengendarai motor Yamaha Yupiter. Salah seorang pelaku kemudian merampas tas yang dipegang Eka. Korban berusaha mempertahankan barang miliknya itu, sehingga terjadi tarik-menarik. Namun tas milik korban yang berisi telepon selular (ponsel) Nokia 9100, dompet isi uang puluhan ribu, kartu anjungan tunai mandiri (ATM), KTP, dan STNK, dibawa kabur pelaku. Dilarikan ke RS Lantaran kedua mahasiswi itu tak bisa menjaga keseimbangan, mereka jatuh tersungkur berikut sepeda motor yang ditumpanginya. Akibatnya, Eka mengalami luka lecet pada kedua tangan dan kakinya, sedangkan Hertias luka cukup parah pada bagian kepala. Warga sekitar lalu menolong korban tatkala mengetahui ada kasus penjambretan itu. Namun kedua pelaku tancap gas ke arah Jl Abdurahman Saleh. Mendapati salah seorang korban luka cukup parah, sebagian warga membawanya ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS St Elisabeth untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga kini, kasus penjambretan tersebut sedang diselidiki polisi. (H21-56d) |