logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 05 Desember 2006 KEDU & DIY
Line

36.281 UMKM Butuh Dukungan Manajemen

KEBUMEN - Berdasarkan data Dinas Perindagkop Kebumen, jumlah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu ada sekitar 36.281. Namun, selama ini, kondisi usaha tersebut masih kembang-kempis dan butuh dukungan manajemen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Bina Program Disperindagkop Drs Subeno baru-baru ini menyatakan, aktivitas UMKM di Kebumen tersebar di berbagai sektor, mulai pertambangan, perdagangan, angkutan, industri dan pengolahan. Sayangnya, sampai saat ini potensi besar tersebut belum dibarengi dengan dukungan yang optimal dari pemerintah. Sektor UMKM belum mampu menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi.

Menurut Subeno, guna mendukung kebangkitan UMKM, pihaknya bekerja sama dengan LGSP-USAID. LGSP-USAID akan bertindak sebagai konsultan yang memberikan bantuan teknis kepada Disperindagkop. Fokus kerja sama itu untuk memberikan pelayanan bagi sektor UMKM.

Ia mengakui, meskipun selama ini telah banyak diberikan pelayanan kepada UMKM, namun belum bisa menjangkau ke seluruh sektor secara optimal, mengingat luas wilayah dan banyaknya usaha yang tersebar di 26 kecamatan. Belum lagi keterbatasan ide dan gagasan dalam mengembangkan pembinaan UMKM.

Empat Bidang

Ahli manajemen pengembangan UMKM dari LGSP-USAID Ir Sentor Sederajat menyatakan, dalam melakukan bantuan teknis kepada Disperindagkop, pihaknya menekankan kepada empat bidang, meliputi fasilitas pembuatan desain pelayanan, optimalisasi fungsi mobile training unit (MTU), pengembangan kemitraan dan regulasi.

''Keempat bidang itu menjadi fokus kami, dan diharapkan bisa meningkatkan pelayanan Pemkab kepada pelaku UMKM, sehingga berdampak pada pengembangan sektor tersebut,'' tandas Sentot.

Dalam pengembangan UMKM, LGSD juga akan menggandeng media massa, baik Ratih TV maupun media cetak lokal di Kebumen, yang telah dimulai dengan dialog interaktif tentang peningkatan pelayanan UMKM.

Pada 2006 ini LGSP telah memberikan bantuan teknis berupa workshop dan training Orientasi Manajemen Pelayanan Publik bidang UMKM dan Pelatihan Fasilitator Kredit Mikro. Kegiatan tersebut didukung kerja sama dengan Badan Penanaman Modal dan sektor perbankan di Kebumen. (B3-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA