| Sabtu, 02 Desember 2006 | PANTURA |
Ingin Pulang Kampung, Pedagang Sate Curi HpPEKALONGAN - Lantaran kangen kepada orang tuanya yang tinggal di Kalimantan Barat, Supriyadi (20), pedagang sate di Kelurahan Bumirejo, Pekalongan Barat, bermaksud pulang kampung. Namun, keinginannya tertunda dan kini malah mendekam di sel tahanan Mapolresta Pekalongan. Pasalnya, pemuda itu mencuri telepon selular (ponsel) di sebuah toko di Kertijayan, Kecamatan Buaran. Pencurian berawal ketika Supriyadi bermaksud mengisi pulsa di toko ponsel tersebut. Dia dilayani dua karyawan. Tanpa sepengetahuan kedua orang itu, tiba-tiba tersangka mengambil sebuah ponsel merek Nokia, yang disimpan di etalase. Setelah itu, dia keluar dan melarikan diri dengan mengendarai motornya, yang diparkir di depan toko. Lantaran takut dikejar, dia mengebut. Namun sial, di tengah perjalanan, motornya terjatuh. Tubuhnya terpental dan wajahnya luka-luka. Sejumlah warga menolongnya. Tapi, rupanya ada di antara mereka yang mengetahui bahwa Supriyadi baru saja mencuri. Dia nyaris dikeroyok. Pelaku diselamatkan seorang anggota Polsek Buaran, yang sedang lewat. Supriyadi mengaku nekat mencuri, karena tidak punya cukup uang untuk pulang kampung. ''Saya nggak tahu Pak, tiba-tiba kok ingin mencuri,'' ujarnya di depan penyidik. Kapolresta Pekalongan AKBP Drs Agus Dwi Saputro melalui Kapolsek Buaran AKP Umar Sanusi mengimbau pemilik toko ponsel agar lebih waspada dan selalu mengawasi tempat usahanya. (H4-65h) |