| Sabtu, 02 Desember 2006 | PANTURA |
Pencurian di Pasar Pagi Marak LagiTEGAL - Pencurian di Pasar Pagi Kota Tegal kembali marak. Terbukti, kurang dari satu minggu, kios milik Ida Fitriowati di Blok B lantai dasar dua kali disatroni pencuri. Akibatnya, korban rugi Rp 4 juta. Saat melapor ke Mapolresta Tegal, Jumat kemarin (1/12), dia menuturkan, pencurian pertama terjadi Senin (27/11) lalu. Saat itu, dia kehilangan 1 kodi kain dan 1,5 kodi sarung, dengan jumlah kerugian Rp 1,5 juta. Kedua kali terjadi Kamis (30/11) malam. Pelaku menggasak 2 kodi sarung dan 2,5 kodi kain senilai Rp 3,5 juta. Ida mengatakan, pelaku diduga lebih dari seorang, karena untuk membawa barang tersebut tidak mungkin bisa dilakukan sendirian. Cara yang mereka lakukan untuk dapat masuk ke dalam kios hampir sama, yakni menjebol pintu depan. Resah Karena itu, dia meminta kepada aparat kepolisian secepatnya menangkap pelaku. Hal itu dimaksudkan agar para pedagang tidak resah. Seperti diberitakan Suara Merdeka beberapa waktu lalu, para pedagang di pasar tersebut mengeluh dengan maraknya pencurian dan pencopetan. Sebab, mereka sering kehilangan barang dagangan dan alat untuk berdagang, seperti timbangan dan bandul timbangan. Bahkan, ada di antara pedagang yang mengaku sudah kehilangan beberapa kali. Kapolresta Tegal AKBP Drs Iwan A Ibrahim melalui Kasat Reskrim AKP Nyamin SH, pihaknya telah menyelidiki lokasi kejadian dan menerjunkan sejumlah personel untuk memburu pelaku. Dengan upaya tersebut diharapkan pelaku pencurian segera tertangkap. (H17-19h) |