logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Desember 2006 OLAHRAGA
Line

Ingin Kembali ke Persis

KEMBALI ke klub asal, Persis Solo. Keinginan itu diungkapkan Imam Roh-mawan, salah satu pilar timnas PSSI U-23, saat ditemui di Asrama Polisi Panularan, Solo, Rabu (29/11) malam. Tapi keinginan itu barangkali masih harus dipendam. Sebab, usai liburan seminggu sejak Senin (27/11) lalu, dia harus bergabung lagi dengan rekan-rekannya dalam pelatnas di Batu, Jawa Timur.

Kemudian 4 Desember mendatang, lajang kelahiran Solo 15 Maret 1984 itu harus merapat lagi ke Jakarta untuk persiapan menggantikan timnas senior mengikuti turnamen di Myanmar, 17-26 Desember nanti. Usai turnamen, tim harus persiapan ke Pra-Olimpiade melawan Maladewa.

''Yang penting, saya harus menyelesaikan kontrak di timnas U-23 dulu hingga akhir Desember. Setelah itu tergantung keputusan PSSI, apakah akan tetap dipertahankan atau kembali ke klub asal,'' ujar mahasiswa semester V AAP Bentara Indonesia di Solo itu.

Tawaran Lain

Soal niatnya kembali membela Laskar Sambernyawa, buah hati pasangan Tukirin-Surahjiatun itu merasa Persis membesarkan dirinya hingga dipercaya menjadi punggawa timnas yunior. Dia juga merasa enjoy jika usai latihan di tanah kelahirannya, lalu pulang ke rumah berkumpul dengan keluarga. ''Memang ada beberapa tawaran dari klub lain, tapi hati saya menyatakan Persis sebagai prioritas,'' tuturnya.

Sekitar lima setengah bulan menjalani latihan di bawah asuhan Foppe de Haan di Belanda, tidak membuat anak sulung pasangan Tukirin-Surajiatun itu besar kepala. Pemilik postur 174 cm dan berat 71 kg tersebut tetap ramah dan suka merendah. Gemblengan dengan pola berbeda yang diterapkan di Negeri Kincir Angin itu memberi dukungan besar atas ketrampilannya mengolah bola.

''Saya dituntut mampu memainkan semua posisi di lini tengah, sebagai gelandang kanan, kiri atau tengah. Yang sangat terasa, tidak ada waktu istirahat sedikit pun bagi pemain di siang hari,'' tuturnya.

Lalu, apa yang kali pertama dituju saat mudik ke Solo selama seminggu?

''Keluarga, tentu. Lalu kumpul sama teman-teman di asrama polisi ini, dan jalan-jalan,'' tutur lelaki yang mengaku belum punya pacar itu.(Setyo Wiyono-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA