logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Desember 2006 OLAHRAGA
Line

PSIS

Kompetisi Setahun, Biaya Membengkak

SEMARANG- Penyelenggaraan kompetisi Liga Indonesia 2007 seperti yang diumumkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dua hari lalu, akan berlangsung setahun penuh.

Terhitung 6 Februari 2007-31 Januari 2008. Molornya jadwal yang semula direncanakan berakhir Desember 2007 itu disebabkan jeda panjang antara Maret hingga Juli. Masa istirahat kompetisi selama empat bulan itu dipergunakan untuk persiapan timnas senior yang akan berlaga di ajang Piala Asia 2007.

Manajer PSIS, Yoyok Sukawi, seusai mengikuti pertemuan PSSI dengan perwakilan 24 klub yang pemainnya dipanggil tim nasional menyebutkan bahwa kompetisi musim depan merupakan yang terberat, terlama, dan termahal bagi klub-klub peserta.

"Dengan jadwal setahun, biaya otomatis membengkak karena kontrak pemain harus diperpanjang. Belum lagi memperhitungkan biaya operasional tim dan latihan," terangnya. Karena itu, lanjutnya, pengurus PSIS berikut manajemen akan menggelar pertemuan khusus yang membicarakan dampak panjangnya jadwal tersebut.

Jenuh

Menurut Yoyok, jadwal kompetisi musim depan juga membawa konsekuensi tersendiri bagi para pemain. Konsentrasi mereka akan terpecah karena jalannya kompetisi yang terputus. Dampak yang paling jelas adalah kejenuhan pemain yang berlatih dalam jangka waktu lama tanpa bertanding.

"Yang pasti, target awal PSIS tak akan berubah. Kami tetap menargetkan gelar juara liga dan lolos ke Super Liga musim 2008," tandasnya.

Yoyok menambahkan, dalam pertemuan yang diikutinya tersebut tak ada pembahasan terkait topik di luar timnas dan jadwal kompetisi seperti pembagian grup peserta liga.

Pelatih Bonggo Pribadi menyatakan, lamanya masa jeda menyebabkan pihaknya harus mengatur program latihan sebaik-baiknya. Hal itu mutlak dilakukan, agar para pemain tak merasa jenuh dan konsentrasi mereka terhadap pertandingan tetap tinggi.

Namun, mantan kapten PSIS itu menegaskan bahwa permasalahan yang sama juga dihadapi oleh klub-klub lain.

"Itu tergantung bagaimana kita menyikapinya," jelas dia. (H29, H13-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA