| Sabtu, 02 Desember 2006 | SEMARANG |
Serangan Jantung, Tewas di HotelSALATIGA - Hari Maulana (41) warga Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Bogor, Jumat (1/12) pagi, ditemukan meninggal di kamar 314 Quality Hotel Wahid Salatiga. Diduga, korban meninggal karena serangan jantung. Sehari sebelumnya, korban mengeluh sakit di dada dan memeriksakan diri di RS Puri Asih Salatiga. Kematian korban pertama kali diketahui Riki Sunaryo (28) warga Tangerang, rekan korban satu kamar. Sebenarnya, mereka hendak bernegosiasi dan menyosialisasi pemasangan tower base transceiver system (BTS) sebuah operator telekomunikasi di Cengek, Kecamatan Tingkir Salatiga. Saat ditemukan, tangan kanan korban berada di atas wajah. Riki mengaku kaget setelah mengetahui rekannya tidak bernyawa lagi, pukul 09.00. Kemudian, dia melaporkan kejadian itu kepada petugas hotel. Menurut dia, korban pernah pingsan saat melakukan pekerjaan sama di Purbalingga, pekan lalu. Sehari sebelumnya, korban juga mengeluh sakit di dada dan memeriksakan diri di RS Puri Asih. Pada Kamis (30/11) malam, korban dalam keadaan sehat dan masih bercanda dengan Riki, serta menonton televisi hingga pukul 23.00. Petugas dari Polsek Sidorejo dan Polres Salatiga yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan. Korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Salatiga dan langsung divisum oleh Sutarman, perawat jaga. Menurut Sutarman, korban diduga meninggal akibat serangan jantung, beberapa jam sebelum ditemukan atau Jumat dini hari. Kapolres Salatiga AKBP Rahardjo SH melalui Kasat Reskrim AKP Pratomo SH dan Kabagbinamitra Kompol Agus Suryanto mengatakan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. (H2-16m) |