| Sabtu, 02 Desember 2006 | SEMARANG |
Usia Pemain Sepak Bola DibatasiSEMARANG - Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) akan berlangsung 16-23 Desember mendatang, tetapi untuk cabang sepak bola sudah menyelesaikan pendaftaran. Dipastikan cabang yang paling populer ini diikuti 16 tim kecamatan yang ada di Kota ATLAS. "Jumlah 16 tim tersebut menandakan seluruh kecamatan di Kota Semarang tampil di Porwakos. Dalam sehari kami mainkan dua partai dengan sistem gugur. Pertandingan kami langsungkan di lapangan Arhanudri Srondol, karena saat ini Stadion Citarum milik PSIS sedang direnovasi," kata Ketua Panitia Penyelenggara Cabang Sepak Bola, Iwan Anggoro, sore kemarin. Karena kegiatan olahraga ini disebut-sebut sebagai pesta olahraga prestasi untuk menuju Porda Jateng 2009, maka cabang sepak bola akan diadakan pembatasan usia, yakni di bawah usia 19 tahun atau kelahiran 1987 atau sesudahnya. Dengan demikian, lanjut Iwan, pada saat Porda berlangsung di Solo nanti, usia mereka belum genap 23 tahun dan bisa menenuhi syarat umur pemain untuk membela kontingen Kota Semarang. "Di samping persiapan Porda, kompetisi ini juga untuk membentuk tim PSIS di bawah usia 23 (U-23) tahun 2007. Kompetisi U-23 merupakan kompetisi wajib dari PSSI," kata Wakabid Kompetisi dan Pertandingan PSIS itu. Untuk menghindari pemalsuan usia pemain, panitia menetapkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai salah satu persyaratan. "Biasanya, dua persyaratan itu sudah kuat untuk menghindari pencurian usia. Akan tetapi, kalau kedua persyaratan itu sudah bisa dipalsukan, kami tidak bisa apa-apa," ucapnya. (C16-18v) |