| Sabtu, 02 Desember 2006 | SEMARANG |
Pelanggan PDAM Nunggak Rp 2,5 MSEMARANG- Rekening PDAM yang tidak dibayar oleh pelanggan, setiap bulan mencapai Rp 2,5 miliar. Namun tunggakan tersebut biasanya dibayar pada bulan berikutnya. Penjelasan itu disampaikan Humas PDAM, Lilik Indarto kepada Suara Merdeka, Jumat (1/12). Dia mengatakan, saat ini perusahaan itu memiliki sekitar 138.000 pelanggan, dan 20.700 di antaranya setiap bulan menunggak pembayaran rekening. ''Mereka mungkin menggunakan uang pembayaran rekening PDAM untuk keperluan lain dulu,'' ungkapnya. Sebagian lagi ada yang membandel, sehingga PDAM bertindak tegas berupa pemutusan aliran. ''Karena itu, kami menggalakkan penutupan instalasi.'' Saat ditanya tentang aliran yang masih crat-crit pada sebagian pelanggan, dia menyatakan PDAM berjanji terus berusaha meningkatkan pelayanan. Khusus untuk aliran di wilayah timur, Lilik menyebutkan, pasokan air kepada pelanggan tergantung pada produksi instalasi pengolahan air (IPA) di Kudu. Padahal, produksi IPA sangat tergantung pasokan air baku dari Bendung Klambu. (G6-18s) |