| Sabtu, 02 Desember 2006 | SEMARANG |
LIPUTAN SALATIGAMinggu Depan, Investor Ekspose Taman WisataSALATIGA - Di Dukuh Nogosaren, Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, akan didirikan taman wisata bernama Salatiga Park. Tempat wisata buatan itu akan dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung untuk menarik minat pengunjung. Terkait dengan rencana itu, calon investor dari Surabaya yang telah bersedia membangunnya, akan melakukan ekspose di Pemkot. "Calon investor akan kami datangkan agar memperkenalkan diri, memaparkan pengalaman bisnisnya, dan hal-hal lain di hadapan publik. Minggu depan, dia datang," ungkap Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Salatiga Dra Dyah Puryanti di kantornya, Jumat (1/12). Ekspose itu seharusnya dilakukan minggu ini. Namun batal karena Disparta harus mendampingi anggota Komisi II DPRD Salatiga studi banding tentang objek wisata buatan ke Bandung dan Sumedang. Menurut dia, ide pembuatan taman wisata itu disambut baik oleh Komisi II DPRD. Mereka juga serius ingin mewujudkan gagasan tersebut. Rencananya, taman wisata akan menempati lima hektare lahan milik Pemkot. Selain itu, investor juga akan membebaskan lagi lima hektare lahan milik warga. Karena itu, agar warga mengetahui rencana tersebut, Disparta berencana menggelar sosialisasi pada akhir bulan ini. "Saat ini, kami sudah membuat detail teknis rencana pembangunannya. Dengan demikian, saat sosialisasi, warga tidak kebingungan dan punya gambaran tentang taman wisata itu," paparnya. Ke depan, Diparta juga ingin menjalin kerja sama dengan Perhutani yang memiliki lahan bersebelahan dengan lokasi wisata, untuk pengadaan area perkemahan. Disinggung soal fasilitas, dia mengatakan, itu berdasar studi banding tentang aneka permainan anak yang selama ini diminati pengunjung. Karena itu, Diparta akan membangun kolam renang fantastis lengkap dengan water boom. "Para pengelola tempat wisata buatan menyatakan permainan itulah yang banyak digemari dan membuat investor cepat kembali modal," tandas dia. Terkait dengan rencana pembangunan jalan tol Semarang-Solo yang akan mengenai tempat wisata, dia mengaku tidak ada masalah. Sebab, jalan tol yang akan dibuat layang itu hanya akan mengenai sedikit lokasi parkir. Justru hal itu positif. Sebab, para pengguna jalan tol bisa mengetahui keberadaan Salatiga Park. (H23-16m) |