logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Desember 2006 KEDU & DIY
Line

Yogi Juga Jadi Korban Smackdown

WONOSOBO - Korban aksi meniru adegan smackdown juga terjadi di SD 1 Selokromo, Kecamatan Leksono, Wonosobo. Yogi Nurhidayat, siswa kelas IV, menjadi korban tiga kakak kelasnya yang melakukan aksi smackdown di masjid sekolah, belum lama ini.

Kepala SD 1 Selokromo, Ny Sri Sugiyani (55) yang ditemui wartawan, Jumat kemarin mengatakan, pada siang itu, sejumlah siswa mengikuti shalat zuhur di masjid sekolah. Termasuk di antaranya Yogi Nurhidayat.

Ketika yang lain sedang beribadah, korban yang berada di baris belakang, diajak bermain smackdown oleh tiga pelajar kelas VI. Akibatnya, Yogi pingsan. Diperkirakan kepala bagian belakang bocah itu membentur lantai masjid.

Mengetahui Yogi pingsan, ketiga siswa kelas VI tersebut panik dan takut. Mereka pun menangis histeris., sehingga sebagian siswa yang sedang shalat pun bubar.

Sejumlah guru mencoba memberikan pertolongan pertama. Namun karena memerlukan penanganan serius, Yogi langsung dilarikan ke rumah sakit di Kota Wonosobo. Setelah enam hari dirawat, Yogi diperbolehkan pulang ke rumah. Menurut Sri Sugiyani, kondisi kesehatan Yogi saat ini berangsur membaik. Namun sampai kemarin, ia belum masuk sekolah.

Pihak sekolah menyarankan agar biaya perawatan ditanggung oleh para orang tua dari siswa yang melakukan aksi tersebut. Pihak sekolah juga melarang anak didiknya bermain atau meniru adegan smackdown yang membahayakan.

Ayah kandung korban, Slamet (30 tahun) yang ditemui di rumahnya di Desa Candi Sawangan, Kecamatan Leksono mengatakan, tidak akan menuntut atas peristiwa yang menimpa anaknya. Yogi adalah anak tunggal pasangan Slamet-Painem. Slamet saat ini bekerja sebagai buruh. (P55-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA