| Sabtu, 02 Desember 2006 | KEDU & DIY |
Di Kulonprogo dan SlemanAnjing Brandong Serang TernakKULONPROGO - Setelah berlangsung beberapa lama, masyarakat Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulonprogo masih mewaspadai keberadaan sekawanan anjing liar. Kawanan hewan yang diyakini dari jenis anjing hutan itu sudah memangsa sekitar 50 ekor kambing dan kelinci. Anehnya, anjing tersebut hanya menghisap darah hewan korbannya. Kabar tentang berkeliarannya anjing hutan yang memangsa hewan ternak itu dibenarkan Camat Pengasih, Kabupaten Kulonprogo, Jumakir. Namun melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Rudy HP, kemarin (29/11) dikatakan, masyarakat sekarang sudah relatif tenang. Setelah diadakan doa tolak balak pada Jumat lalu (24/11) yang diikuti sekitar 100 tokoh agama dan masyarakat, belum terdengar adanya korban lagi. ''Anehnya, anjing liar itu tidak memakan daging hewan korbannya. Sepertinya cuma dihisap darahnya,'' ujar Rudy HP kepada Suara Merdeka . Menjawab pertanyaan, ia mengatakan berdasar keterangan warga yang pernah menyaksikan, diyakini hewan pemangsa itu berjenis anjing hutan, tapi berbadan lebih besar dibanding dengan anjing biasa dengan bulu hitam. Banyak warga menyebutnya brandong. Terakhir, kata Rudy, pasca-Lebaran lalu, anjing-anjing itu beraksi memangsa kambing di Desa Karangsari di wilayah kecamatan yang sama. Waktu itu yang diserang dua ekor kambing. Satu di antaranya mati dengan bekas luka gigitan sebesar ibu jari di punggung. Seekor lainnya bertahan hidup dalam kondisi terluka. Sebelumnya, sekelompok anjing tersebut beraksi di wilayah Desa Pengasih, Desa Sendangsari, dan Desa Margosari. Sebagai antisipasi, sekarang warga desa yang memiliki anjing diminta mengalungi anjingnya dengan klintingan. Upaya itu untuk memudahkan pembedaan anjing piaraan dengan anjing liar. Anjing liar itu juga sudah beraksi di wilayah Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Di wilayah itu juga sudah jatuh korban beberapa ekor kambing. (P58-67n) |